Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
Pendulum Audio Pembangkit Energi Metafisika
Metode Alternatif Tambah Tinggi Badan Rajah Penakluk Sukma
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
ilmu tenaga dalam kalung penyembuh penyakit
 
Sabtu Pon, 20 Oktober 2018 (9 Safar 1440H)   

[ ADS ]
[ KEILMUAN ]

menaklukan pelaku ilmu gendam

agar lolos dari pemeriksaan oknum aparat

asma patirasa

rajah ilmu menghilang

asmak getak ambyak

doa pegangan para pemimpin

menundukan masyarakat di suatu daerah

khasiat hizib nasr




[ ARTIKEL ]

 misteri tengu : setan terbang dari jepang

 menemukan sehat dalam yoga

 bangkitnya kembali ilmu akupuntur

 ritual untuk tidur nyenyak

 pengobatan alternatif untuk jerawat



[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual


Home > Artikel > Detail
Pelatihan Kecerdasan dan Stimulasi Otak

Mengenal Dunia Peri

by : Indospiritual
Kategori : Umum
 

PERI adalah makhluk legendaris yang berasal dari negara-negara Skandinavia dan sering muncul dalam cerita-cerita kuno dari Eropa Utara. Dalam mitologi Nordik, Peri merupakan ras Dewa kesuburan, tinggal di tempat-tempat yang alami dan asri seperti: gunung, hutan, telaga, mata air, dan air terjun. Mereka dilukiskan sebagai manusia yang selalu tampak muda dan cerah.

Untuk penamaan peri di negara Eropa, peri termasuk salah satu makhluk legendaris yang sering muncul dalam cerita rakyat dari berbagai negara Eropa. Mereka memiliki sebutan khusus sesuai dengan negaranya, yakni:

Jerman: Elfen, Elben, Alben (yang terakhir - Alben - dipakai oleh Richard Wagner)

Inggris: addler (istilah kuno)

Belanda: elfen, elven, alven

Denmark: alfer, elvere, elverfolk, ellefolk atau huldrer.

Islandia: álfar, álfafólk dan huldufólk (makhluk tersembunyi)

Norwegia: alver, alfer atau elvefolk

Swedia: alfer, alver atau älvor (Älvor diterjemahkan sebagai peri)

Pandangan mengenai Peri pertama kali muncul dalam mitologi Nordik. Dalam bahasa Norwegia kuno, mereka disebut “álfar”. Karakter Peri dalam negara-negara Skandinavia sudah biasa muncul dalam dongeng-dongeng dan cerita rakyat Eropa lainnya. Peri dalam negara-negara rumpun Jerman disamakan dengan Nymph dalam mitologi Yunani dan Rusalki dalam mitologi negara rumpun Slavia.

Peri dalam cerita fiksi modern

Kisah fantasi modern meminjam karakter Peri sebagai makhluk setengah Dewa dan lebih hebat daripada manusia. Penggambaran peri dalam Novel The Broken Sword yang terbit tahun 1954 merupakan novel pelopor yang menggambarkan tentang bangsa peri dalam cerita fiksi modern, walaupun penulis J.R.R. Tolkien dalam kisah fiksi fantasinya The Lord of The Rings lebih dahulu menggambarkan bangsa peri.

Penggambaran peri oleh J.R.R. Tolkien

Dalam kisah-kisah fiksi fantasi karya J.R.R Tolkien (seperti The Lord of The Rings dan karya lainnya), Peri merupakan salah satu ras penghuni Bumi tengah. Bangsa Peri adalah makhluk abadi, tidak terkena penyakit, tidak terkena dampak dari usia tua, hidup selamanya (jika tidak dibunuh. Peri dapat terbunuh dalam pertempuran atau situasi lain), mereka memiliki kekuatan ajaib, dan ras makhluk mulia dan terbijak. Karakter Peri sering dipinjam dari versi aslinya dan digunakan dalam kisah-kisah fiksi fantasi masa kini.

Peri karya imajinasi Tolkien digambarkan sebagai makhluk dengan kekuatan supranatural, nampaknya seperti makhluk setengah Dewa setengah manusia, dan lebih mulia dan bijaksana.

Musuh mereka adalah goblin dan orc, dan mereka memiliki persaingan dengan para Kurcaci. Mereka tinggal dekat dengan alam yang asri, hidup abadi, namun dapat terbunuh. Jika terbunuh, jiwa mereka akan pergi menuju tanah terberkati di sebelah barat yang bernama Valinor.

Dalam kisah fiksi fantasi modern dan beberapa permainan, peri sering dilukiskan sebagai manusia dengan telinga panjang dan lancip, dan memiliki rambut yang panjang. Karakter peri yang dipinjam masa kini sering muncul dalam permainan (games), film, dan novel.

Dalam fantasi kebudayaan barat, peri memiliki (terbagi menjadi) beberapa ras, seperti: Peri hitam (Dökkálfar/dark elf), Peri Cahaya (Ijósálfar), Peri Malam (Night Elf), Separuh Peri (Half Elf), Peri Ningrat (High Elf).
 
Sumber : wikipedia



 
KOMENTAR ANDA :




ARTIKEL LAINNYA
penjelasan ilmiah mukjizat nabi musa membelah laut

jejak makhluk raksasa gemparkan barito utara

ramalan bisnis 2012 versi suhu yo

gua kanjeng ratu kidul

warok digembleng jadi prajurit tangguh

masjid-masjid tertua di indonesia

cara bermakeup yang sesuai dengan zodiak

menyibak misteri lailatul qodar

membaca kepribadian seseorang dari gerakan tari

puasa dan kedahsyatan energi ilahi

 
 
 
VIDEO MISTERI PILIHAN
Danniel Tammet : Si Otak Super
 


[ ADS ]
bisnis crypto
[ PRODUK ]

metode astral projection anti gagal

kumpulan audio hipnoterapi

program pembangkitan ilmu tenaga dalam

pagar gaib mobil

tasbih kayu kokka asli

metode alternatif menambah tinggi badan secara alami



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ NETWORK ]






loading...

Email : support@indospiritual.com SMS CENTRE : 0813-8698-9797 (Sabtu/Minggu/Hari Besar Libur)
CopyLeft @ 2018, IndoSpiritual.com