Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
Pendulum Audio Pembangkit Energi Metafisika
Metode Alternatif Tambah Tinggi Badan Rajah Penakluk Sukma
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
ilmu tenaga dalam kalung penyembuh penyakit
 
Jum'at Wage, 17 Agustus 2018 (5 Dzulhijjah 1439H)   

[ ADS ]
[ KEILMUAN ]

menaklukan pelaku ilmu gendam

agar lolos dari pemeriksaan oknum aparat

asma patirasa

rajah ilmu menghilang

asmak getak ambyak

doa pegangan para pemimpin

menundukan masyarakat di suatu daerah

khasiat hizib nasr




[ ARTIKEL ]

 misteri tengu : setan terbang dari jepang

 menemukan sehat dalam yoga

 bangkitnya kembali ilmu akupuntur

 ritual untuk tidur nyenyak

 pengobatan alternatif untuk jerawat



[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual


Home > Artikel > Detail
Pelatihan Inti Energi dan cupu besi kursani

Kisah Penjudi yang Bertobat Setelah Ziarahi Makam Kiai Sholeh Darat

by : Indospiritual
Kategori : Kisah Misteri
 

Di masa orde baru, ketika rakyat dirusak moralnya oleh negara melalui ajang perjudian resmi bernama Porkas atau SDSB (Sumbangan Dana Sosial Berhadiah), banyak sekali warga masyarakat yang menjadi gila judi buatan Soeharto yang dikelola yayasan sang presiden kala itu. Sampai-sampai saat itu ada plesetan, SDSB adalah Soeharto Dalang Segala Bencana.

Terutama wong cilik, banyak sekali yang rusak rumah tangganya karena edan bin gendheng pada SDSB. Setiap Rabu malam orang-orang berkumpul di warung-warung penjual kupon SDSB. Mereka membeli kupon lalu mengisi tebakan nomor, lalu memantau berita hasil undian di RRI. Perangkat radio menjadi alat sangat penting di warung kala itu. Bagi yang nomor tebakannya tepat sesuai pengumuman, berhak mendapat hadiah uang.

Para penggila SDSB waktu itu dibuai mimpi dapat uang Rp 500 ribu jika bisa menebak dua angka belakang, dapat Rp 1 juta jika bisa menebak tiga angka urutan belakang, atau Rp 1 miliar jika menebak seluruh enam angka yang diundi.

Keadaannya persis seperti yang digambarkan Rhoma Irama dalam lagunya berjudul “Judi”. Banyak orang beriman jadi murtad karena melakukan perbutan syirik meminta kepada setan. Banyak orang waras jadi gila karena terbuai uang haram itu. Banyak orang kaya jadi melarat karena bangkrut dibuai mimpi.

Setiap ada orang gila ditanya nomor, setiap ada sesuatu yang gaib, dianggap mengandung petunjuk nomor yang akan keluar. Penggemar SDSB mendatangi kuburan wingit, mendatangi tempat-tempat angker, menebak apa saja yang berbau gaib, dan segala tingkah polah yang tidak masuk akal dan merusak akidah.

Di Semarang kala itu, ada yang nekat mencoba mencari petunjuk nomor SDSB dengan mendatangi makam waliyullah. Datanglah ia ke makam KH Sholeh Darat di kompleks makam Bergota, Semarang. Mengetahui banyak orang berdoa di situ, si penggila Porkas ini pun datang malam hari berziarah. Namun tujuannya hanya satu, ingin mencari petunjuk nomor SDSB. Ingin “meminta” kepada penghuni makam.

Mungkin karena tujuannya sudah keliru, si orang ini mengalami nasib sial. Kala dia hendak masuk di kompleks makam Mbah Sholeh Darat, tiba-tiba ada seekor macan putih besar persis di depan pintu makam. Si macan mengaum sangat keras. “Harrhggghhmrr..”

Spontan dia gemetar ketakutan. Langsung lari terbirit-birit menjauhi macan. Salang tunjang dia kabur saking takutnya. Kakinya pun menabrak dan menatap keras patok-patok kuburan. Banyak patok yang terbuat dari batu dan cor beton, maka kakinya pun babak bundas. Dia terjengkang jatuh dengan kaki berdarah-darah. Tulangnya sampai retak karenanya.

Segera dia ditolong orang-orang yang kebetulan hendak ziarah, dibawa ke rumah sakit Kariadi yang ada di belakang tembok kompleks makam. Peristiwa itu rupanya membuatnya kapok. Tobat dari kebiasaan membeli nomor SDSB. Dalam penyesalannya sambil merintih kesakitan, si penggila Porkas pun berikrar tidak akan berjudi lagi selama-lamanya.

“Begitulah sang wali, sudah wafat saja masih bisa berdakwah. Membuat orang maksiat jadi tobat. Sedangkan kita ini, masih hidup saja tidak mampu berdakwah. Jangankan mengajak orang lain menjauhi dosa, diri kita sendiri saja tiap hari berbuat dosa. Jangankan mengajak kebaikan, kita sendiri saja jarang atau tidak pernah berbuat kebaikan,” tutur narasumber.* (Ichwan)

* Cerita saya peroleh dari beberapa orang tokoh di Semarang, termasuk dari para jamaah Masjid Kyai Sholeh Darat yang rutin mengaji kitab Mbah Sholeh tiap malam hari tertentu. Sanad cerita yang runtut saya dapatkan dari Pak Suprapto yang mengaku mendapat cerita dari gurunya, Kiai Masrur, dari gurunya, Kiai Ahmad, dari ayahnya, Kiai Sahli. Kiai Sahli adalah murid Mbah Sholeh Darat. Semua nama-nama tersebut adalah penduduk Semarang.

 Sumber : nu.or.id



 
KOMENTAR ANDA :




ARTIKEL LAINNYA
kakekku mampu berubah wujud menjadi harimau

kisah mistis guru sma hilang di gunung gede

pengalamanku naik bus hantu sumber kencono

kisah villa angker di puncak jawa barat

kuntilanak sungai cari korban

hantu mahasiswi berbaju merah

bekas kuburan di kolong tempat tidurku

kisah mustika kelapa hajar aswad

jabang bayiku dipelihara mahluk halus

tumbal pesugihan kucing hitam

 
 
 
VIDEO MISTERI PILIHAN
Sinar Misterius Tertangkap Kamera CCTV
 


[ ADS ]
wisata religi
[ PRODUK ]

metode astral projection anti gagal

kumpulan audio hipnoterapi

program pembangkitan ilmu tenaga dalam

pagar gaib mobil

tasbih kayu kokka asli

metode alternatif menambah tinggi badan secara alami



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ NETWORK ]






loading...

loading...

Email : support@indospiritual.com SMS CENTRE : 0813-8698-9797 (Sabtu/Minggu/Hari Besar Libur)
CopyLeft @ 2018, IndoSpiritual.com