Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
Pendulum Audio Pembangkit Energi Metafisika
Metode Alternatif Tambah Tinggi Badan Rajah Penakluk Sukma
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
ilmu tenaga dalam kalung penyembuh penyakit
 
Jum'at Pon, 22 Februari 2019 (16 Jumadil Tsani 1440H)   

[ ADS ]
bisnis crypto
[ KEILMUAN ]

menaklukan pelaku ilmu gendam

agar lolos dari pemeriksaan oknum aparat

asma patirasa

rajah ilmu menghilang

asmak getak ambyak

doa pegangan para pemimpin

menundukan masyarakat di suatu daerah

khasiat hizib nasr




[ ARTIKEL ]

 panjang umur dengan ramuan cokelat dan zink

 kesetiaan pria berdasarkan zodiaknya

 mengenal ilmu sirep

 tempat angker di dunia yang bikin penasaran

 menebak kepribadian wanita berdasarkan bentuk hidungnya



[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual


Home > Artikel > Detail
Aktivasi otak untuk dewasa

Kisah Kiai Kholil Bangkalan Menyembuhkan Pecandu Gula

by : Indospiritual
Kategori : Tokoh
 

Kiai Kholil Bangkalan Selain dikenal sebagai insiator pendirian NU, beliau juga dikenal mempunyai banyak karomah dan kelebihan. Alkisah, terdapat seorang warga yang mempunyai anak lain dari yang lain. Kelainan anak tersebut adalah dia suka makan gula. Konon, setiap hari anak tersebut bisa menghabiskan sekian kilo gula pasir.

Akhirnya, ayah anak itu nyabis ke Kiai Kholil Bangkalan. Di hadapan kiai kharismatik tersebut, ia mengeluh soal kebiasaan anaknya menyantap gula. Ia berharap agar  sang kiai berkenan menyembuhkan penyakit yang mendera anaknya. "Baik, seminggu lagi ke sini," tukas Kiai Kholil menjawab permohonan si tamu.

Tamu tersebut pun cabut, pulang ke rumahnya. Namun sejak saat itu, kebiasaan si anak semakin menjadi-jadi. Semakin banyak saja gula yang dihabiskan setiap hari, dimakan begitu saja. Meski perasaannya tak karuan, namun ia tetap memenuhi perintah Kiai Kholil untuk datang lagi ke rumahnya seminggu kemudian. Setelah keduanya ketemu dengan Kiai Kholil yang kedua kalinya, anak tersebut berhenti total melahap gula.

Cerita tersebut dipaparkan Ketua PCNU Jember, KH. Abdullah Syamsul Arifin saat memandu tanya jawab  dalam pengajian Aswaja di halaman Kantor PCNU Jember.

Menurutnya, peristiwa tersebut sarat dengan hikmah. Pertanyaan yang muncul, katanya, mengapa Kiai Kholil tidak langsung mengobati si anak itu ketika datang pertama kali ke rumahnya. Kok masih menunggu seminggu. Ternyata, konon, selama seminggu beliau tirakat. Tidak makan makanan atau minuman yang berbahan gula pasir.

"Pesannya sederhana. Kalau kita ingin menyuruh sesuatu, maka kita harus mengerjakannya dulu. Jika kita ingin melarang sesuatu terhadap orang lain, maka kita dulu yang wajib memberi contoh jika ingin larangan kita dipatuhi," ungkapnya.

Sumber : nu.or.id



 
KOMENTAR ANDA :




ARTIKEL LAINNYA
hercules : kisah penaklukan jakarta, mitos kebal peluru dan pertobatannya

manusia berdarah langka selamatkan jutaan nyawa bayi

karomah uwais al qarni

legenda putri meng jiang meruntuhkan tembok raksasa

haji nur : ahli penyembuhan alternatif untuk hewan

boriska kipriyanovich : bocah indigo dari planet mars

h najar amir : praktisi pengobatan patah tulang dengan media doa

gretha zahar : ilmuwan dan tabib yang mengobati dengan media rokok

kisah james van praagh seorang paranormal

kisah kesaktian biksu luang pho thuat

 
 
 
VIDEO MISTERI PILIHAN
Ular Berkepala Manusia di Trenggelek Jawa Timur
 


[ ADS ]
[ PRODUK ]

metode astral projection anti gagal

kumpulan audio hipnoterapi

program pembangkitan ilmu tenaga dalam

pagar gaib mobil

tasbih kayu kokka asli

metode alternatif menambah tinggi badan secara alami



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ NETWORK ]






loading...

Email : support@indospiritual.com SMS CENTRE : 0813-8698-9797 (Sabtu/Minggu/Hari Besar Libur)
CopyLeft @ 2019, IndoSpiritual.com