Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
Pendulum Audio Pembangkit Energi Metafisika
Metode Alternatif Tambah Tinggi Badan Rajah Penakluk Sukma
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
ilmu tenaga dalam kalung penyembuh penyakit
 
Rabu Pahing, 13 Desember 2017 (24 Rabiul Awwal 1439H)   

[ ADS ]
[ KEILMUAN ]

menaklukan pelaku ilmu gendam

agar lolos dari pemeriksaan oknum aparat

asma patirasa

rajah ilmu menghilang

asmak getak ambyak

doa pegangan para pemimpin

menundukan masyarakat di suatu daerah

khasiat hizib nasr




[ ARTIKEL ]

 mimpi mempengaruhi kesehatan fisik dan mental

 oei gin djing akupuntur dan pijat untuk gangguan mata

 jimat tentara kamboja

 tak semua tanaman herbal indonesia dimanfaatkan potensinya

 mengenal keajaiban air zamzam



[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual


Home > Artikel > Detail
Pelatihan Inti Energi dan cupu besi kursani

Belajar Feng Shui

by : Indospiritual
Kategori : Umum
 

Anda pasti akan kaget bukan kepalang kalau ada yang mengatakan belajar matematika adalah mubazir! Kita tak perlu kaget atau perlu membuat perhitungan dengan yang membuat argumentasi demikian. Soalnya yang punya keberanian ngomong begini pasti kuat pula alasannya. Stephen Wolfram dialah orangnya! Pada usia 15 tahun telah menulis di journal ilmiah dan oleh berbagai ilmuwan diprediksi bakal mengatasi kebesaran Newton, Charles Darwin dan Albert Einstein. Melalui bukunya A New Kind of Science setebal 1200 halaman dia menyampaikan kalau kompleksitas kosmos, kecerdasan dan kehidupan lebih mudah dipahami dengan algoritma.

Algoritma berbicara tentang seperangkat “rule” yang menjadi dasar keputusan atau tingkah laku manusia. Pedagang di pasar tradisional misalnya, meskipun tidak mengenal kata “algoritma” memiliki unwritten rule yang sangat membantu operasionalisasi toko mereka, seperti pindahkan uang ke laci terkunci jika pendapatan telah mencapai Rp. 100.000. Kalau dia tidak datang maka saya akan…. Seperti contoh-contoh tadi, kehidupan dalam pandangan Wolfram lebih banyak digerakkan oleh algoritma daripada matematika, oleh karena itu konstruksi pengetahuan berbasis matematika adalah mubazir.

Hanya waktu yang akan mengetest kebenaran absolute pemikiran Wolfram ini. Bagi kita tentunya tidak perlu menunggu sampai semuanya tersingkap. Secara intuisi yang penting kita tahu: matematika bukanlah segalanya. Sama seperti intuisi demikian, dalam fengshuipun begitu, tidak ada sebuah metode yang paling efektif atau mengandung kebenaran multak. Sayangnya masih banyak memiliki pandangan yang sebaliknya.

Oleh karena itu, mempelajari fengshui harus seperti anak-anak, yang terbuka terhadap semua pemikiran dan keep asking. Jika tidak bakal tertipu oleh metoda itu sendiri. Digabung dengan sulitnya mendapat penjelasan yang “masuk akal” beberapa orang malah melihat metode adalah kebenaran absolut. Padahal realitasnya setiap metode fengshui memiliki kelebihan sekaligus keterbatasan.

Sikap yang kaku, rigid atau mendewakan metode biasanya berawal dari motivasi. Jika motivasinya semata-mata untuk praktek maka menghafal metode adalah yang paling penting. Pada kelompok inilah yang lebih sering mendewakan metode daripada menemukan the truth within. Motivasi yang berbeda diperlukan karena sikap mendewakan metode akan menimbulkan halangan besar dalam pengembangan pengetahuan fengshui selanjutnya.

Motivasi keilmuan paling di anjurkan karena dengan motivasi demikian akan menjadi lebih terbuka dengan pemikiran alternative dan mudah bereksperiment dengan konsep-konsep lain diluar fengshui serta tidak mudah terjebak oleh berbagai macam klaim Dengan kerangka berpikir demikian tokoh fengshui sekaliber Grand Master Yap Cheng Hai adalah teladan yang patut ditiru. Meskipun usianya sudah sepuh (70-an) Beliau masih menunjukkan minat belajar yang besar. Dari seminar sehari metode mengingat cepat sampai berguru pada Pendeta Tao di Taiwan masih beliau lakukan.

Dengan sikap ini seorang pelajar fengshui dapat memahami dinamika fengshui dan memberi kontribusi positif kepada masyarakat. Paling minimal dengan sikap demikian dia memahami mengapa pada suatu ketika fengshui dapat dikatakan ilmu sementara dilain waktu dapat dikatakan art. Mengerti dua sisi fengshui ini akan membuat dia seperti penjelajah yang dibekali dengan amulet dapat terhindar dari jebakan sikap takut karena ketidaktahuan atau berani karena terbius permitosan fengshui.

Sumber : Akino W. Azzaro , kompas.com



 
KOMENTAR ANDA :




ARTIKEL LAINNYA
ingin bermimpi indah? konsumsilah makanan berikut ini

ilmu 12 langkah angin prajurit majapahit, diwariskan turun-temurun

fenomena alam gravitasi yang aneh

inilah ramalan tahun 2015 versi mbah mijan

fenomena anak indigo

google kembangkan gelang berenergi ajaib untuk menyembuhkan kanker

antara moralitas, kesehatan dan panjang umur

penelitian ilmiah tentang kemampuan indera ke 6

inilah yang dibutuhkan pasangan anda berdasarkan zodiaknya

kisah roh si gale-gale yang menari di pulau samosir

 
 
 
VIDEO MISTERI PILIHAN
Dukun Afrika Melakukan Levitasi (mengambang di udara)
 


[ ADS ]
wisata religi
[ PRODUK ]

metode astral projection anti gagal

kumpulan audio hipnoterapi

program pembangkitan ilmu tenaga dalam

pagar gaib mobil

tasbih kayu kokka asli

metode alternatif menambah tinggi badan secara alami



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ NETWORK ]






loading...

loading...

Email : support@indospiritual.com SMS CENTRE : 0813-8698-9797 (Sabtu/Minggu/Hari Besar Libur)
CopyLeft @ 2017, IndoSpiritual.com