Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
Audio Pembangkit Energi Metafisika Haekal Nurjati Prayaurip
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
Buka Aura kalung penyembuh penyakit
mengenal kelenjar pineal -  pria buta gunakan suara gema untuk naik sepeda -  ilmuwan korea temukan saluran meridian -  manusia akan berinteraksi dengan alien dalam 20 tahun -  al quran bicara science -  meramal kondisi kesehatan anak melalui tes genetik -  yoga untuk ibu hamil -  perihal dana gaib - 
Minggu Legi, 12 Februari 2012 (19 Rabiul Awwal 1433H)  


bisnis forex online

 Hatha Yoga | Prenatal Yoga | Yoga Class | Yoga for Depression

Ingin Pasang Iklan?

[ ARTIKEL ]

 panduan feng shui untuk rumah

 resep herbal untuk obat batuk anak

 menurunkan kolesterol jahat dengan makanan

 tips meningkatkan daya tarik dengan fengsui

 fengshui dalam sudut pandang rasional



[ KEILMUAN ]

ilmu anti marabahaya

ilmu poligami

rahasia mendapatkan ilmu laduni

penyembuhan ilahi metode cepat

asma hijab tolak pesugihan

meningkatkan omset dengan doa penglaris mujarab

ilmu pengasihan sang arjuna

ilmu pukulan godam




[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual
[ NETWORK ]





Follow Me on Twitter



Home > Artikel > Detail
Bookmark SIAPA PENGUASA LAUT SELATAN? at Your Social Bookmarking Website    add favorites to your browser   Kamus Mistik, Klenik, Metafisik
Pelatihan Inti Energi dan Pembukaan Cupu Besi Kursani

Siapa Penguasa Laut Selatan?

Kategori : Umum    kirim ke lintasberita.com
 

Menurut Ki Sidikpermana, bila akan menemui tamu berbusana peranakan, Kanjeng Ratu Kidul muncul dengan mengenakan busana lengkap sebagai seorang Ratu. Dikawal abdidalem Palawija. Tapi bila menemui tamu berpakaian biasa, Kanjeng Ratu Kidul mengenakan busana serba putih seperti rukuh dan tak dikawal.

KEPERCAYAAN masyarakat terhadap Penguasa Laut Selatan sampai sekarang masih ada. Tapi ada beberapa versi menyangkut legenda itu. Di Jawa Barat, Penguasa Laut Selatan adalah seorang puteri dari Kerajaan Pajajaran bernama Dewi Kandita. Karena sesuatu hal, putri cantik ini meninggalkan keraton kemudian bertapa di Laut Selatan.

Cerita versi Jogyakarta lain lagi. Penguasa Laut Selatan, yang dikenal sebagai Ratu Kidul adalah Dewi Retno Dumilah, seorang puteri Adipati Madiun yang kemudian diperisteri Panembahan Senopati, penguasa Kerajaan Mataram pertama.

Dari hasil perkawinannya melahirkan dua orang putera yakni Raden Rangga dan Puteri Pembayun. Raden Rangga dikenal sakti mandraguna, tapi memiliki watak ugal-ugalan. Sementara Puteri Pembayun dijodohkan dengan Ki Ageng Mangir Wanabaya.

Namun, perkawinan itu hanya sebagai rekayasa untuk menundukkan Ki Ageng Mangir yang mbalela (membangkang) terhadap Mataram. Malah dituduh akan melakukan agresi segala. Laut Selatan yang berada di wilayah Jogjakarta meliputi Parangtritis dan Parangkusumo. Hingga sekarang masih dipercaya sebagai sebuah keraton kajiman. Sebagai penguasa keraton tersebut adalah Kanjeng Ratu Kidul, yang tidak lain Dewi Retno Dumilah. Seperti pernah diungkapkan, salah seorang abdidalem sepuh Keraton Jogyakarta (tidak bersedia disebut identitasnya), seperti layaknya seorang Ratu memiliki seorang patih yaitu Nyi Loro Kidul. Menurutnya, ketika Panembahan Senopati akan mendirikan Keraton Mataram, Nayi Loro Kidul membantu membersihkan hutan Mentaok yang akhirnya menjadi lokasi pembangunan Keraton Mataram.

Dalam kehidupan sehari-hari di keraton, Kanjeng Ratu Kidul memiliki seorang abdidalem keparak puteri yaitu Mbok Loro Kidul. Dikenal sebagai salah seorang abdidalem kinasih atau sangat disayangi. Bila seseorang ingin mengetahui keberadaan Kanjeng Ratu Kidul, dapat dilakukan dengan cara laku spiritual. Hal ini pernah dilakukan seorang paranormal, Ki Sidikpermana (berdomisili di Klaten) beberapa waktu lalu.

Menurut Ki Sidikpermana, bila menghadap Kanjeng Ratu, resmi mengenakan busana Jawa (busana pranakan), pemunculannya mengenakan busana lengkap seorang Ratu, dengan dikawal para abdidalem Palawija. Namun, bila menghadap hanya mengenakan busana harian (baju, celana), pemunculan Kangjeng Ratu berbusana serba putih, seperti mengenakan rukuh dan tanpa pengawal. Akan lebih tepat, bila hal itu dilakukan didekat watu gilang, bekas tempat pertapaan Panembahan Senopati, semasa berkuasa di Mataram.

Perihal nama-nama atau sebutan para penguasa Laut Selatan tersebut, pada umumnya orang sering salah kaprah. Misalnya, yang dimaksud akan menyebut Kanjeng Ratu Kidul, disebutnya Nyai Loro Kidul atau Mbok Loro Kidul. Hal itu juga sering dilakukan para produser film. Akan membuat legenda Kanjeng Ratu Kidul, namun disebut Nyai Loro Kidul.
 

Sumber : pos metro balikpapan

 
 
 
Dibaca : 4741 kali
KOMENTAR ANDA :


[ IKLAN ]

ilmu gendam



Ingin Pasang Iklan?

[ PRODUK ]

software pemusnah santet dan penarik rejeki

mustika penakluk sukma

program pengamanan dan pemenangan pilkada

ruwatan plus transfer energi hoki

rajah modern penarik rejeki

anti radiasi ponsel gratis



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ STATISTIK ]

  Member Aktif : 207

Page Rank Check



free counters


INDOSP, PO.BOX 5102 / JKT MAMPANG 12700, Indonesia
Email : support@indospiritual.com, SMS CENTRE : 0813-8698-9797 (Sabtu/Minggu/Hari Besar Libur)
CopyLeft @ 2012, IndoSpiritual.com