Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
Ilmu Hikmah Terawangan HiperPower Energy
Buka Aura Pendulum
ratusan orang berebut air kurasan gentong makam imogiri - sering masturbasi bisa berbahaya - mendeteksi penyakit dengan yoga - misteri petilasan ledhek dlongeh di gunung beluk - lidi pesugihan karanglo - mengenal wong fei hung : ulama, pendekar dan tabib - seorang pria tuntut tuhan lewat pengadilan - pria berekor, dipuja dan dihina -
Sabtu Kliwon, 13 Maret 2010 (27 Rabiul Awwal 1431H)  


Belum jadi member? Klik disini u/ Bergabung!

Login Member IndoSpiritual.com

Spiritual Blog


sering masturbasi bisa berbahaya

membaca tanda-tanda alam agar selamat

lapan : badai matahari 2012 tidak akan langsung hancurkan peradaban manusia

horoskop anda periode 8-14 maret 2010

gretha zahar : ilmuwan dan tabib yang mengobati dengan media rokok

brain child learning : anak bisa melihat dan membaca dengan mata tertutup

mengenal energi radionics

bermeditasi dapat meningkatkan kekuatan mental

jeniusnya otak si anak savant syndrome

primbon wanita : mengenal sifat wanita dalam rumah tangga


[ selengkapnya ]
[ Cari ]


Feed Subscribe


Email Subscribe


Best Links

[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
Konsultasi Spiritual
[ NETWORK ]



Follow Me on Twitter


Other Partner



Home > Artikel > Detail
    add favorites to your browser   Kamus Mistik, Klenik, Metafisik

Ramalan Kiamat Tahun 2012 Karena Badai Matahari?

Kategori : Umum    kirim ke lintasberita.com  
 

Pada manuskrip peninggalan suku Maya yang dikenal menguasai ilmu falak dan sistem penanggalan ini, disebutkan pada tanggal di atas akan muncul gelombang galaksi yang besar sehingga mengakibatkan terhentinya semua kegiatan di muka Bumi ini.

Di luar ramalan suku Maya yang belum diketahui dasar perhitungannya, menurut Deputi Bidang Sains Pengkajian dan Informasi Kedirgantaraan, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Bambang S Tedjasukmana, fenomena yang dapat diprakirakan kemunculannya pada sekitar tahun 2011-2012 adalah badai Matahari. Prediksi ini berdasarkan pemantauan pusat pemantau cuaca antariksa di beberapa negara sejak tahun 1960-an dan di Indonesia oleh Lapan sejak tahun 1975.

Dijelaskan, Sri Kaloka, Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa Lapan, badai Matahari terjadi ketika muncul flare dan Coronal Mass Ejection (CME). Flare adalah ledakan besar di atmosfer Matahari yang dayanya setara dengan 66 juta kali ledakan bom atom Hiroshima. Adapun CME merupakan ledakan sangat besar yang menyebabkan lontaran partikel berkecepatan 400 kilometer per detik.

Gangguan cuaca Matahari ini dapat memengaruhi kondisi muatan antariksa hingga memengaruhi magnet Bumi, selanjutnya berdampak pada sistem kelistrikan, transportasi yang mengandalkan satelit navigasi global positioning system (GPS) dan sistem komunikasi yang menggunakan satelit komunikasi dan gelombang frekuensi tinggi (HF), serta dapat membahayakan kehidupan atau kesehatan manusia. ”Karena gangguan magnet Bumi, pengguna alat pacu jantung dapat mengalami gangguan yang berarti, ujar Sri.

Langkah antisipatif

Dari Matahari, miliaran partikel elektron sampai ke lapisan ionosfer Bumi dalam waktu empat hari, jelas Jiyo Harjosuwito, Kepala Kelompok Peneliti Ionosfer dan Propagasi Gelombang Radio. Dampak dari serbuan partikel elektron itu di kutub magnet Bumi berlangsung selama beberapa hari. Selama waktu itu dapat dilakukan langkah antisipatif untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan.

Mengantisipasi munculnya badai antariksa itu, lanjut Bambang, Lapan tengah membangun pusat sistem pemantau cuaca antariksa terpadu di Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa Lapan Bandung. Obyek yang dipantau antara lain lapisan ionosfer dan geomagnetik, serta gelombang radio. Sistem ini akan beroperasi penuh pada Januari 2009 mendatang.

Langkah antisipatif yang telah dilakukan Lapan adalah menghubungi pihak-pihak yang mungkin akan terkena dampak dari munculnya badai antariksa, yaitu Dephankam, TNI, Dephub, PLN, dan Depkominfo, serta pemerintah daerah. Saat ini pelatihan bagi aparat pemda yang mengoperasikan radio HF telah dilakukan sejak lama, kini telah ada sekitar 500 orang yang terlatih menghadapi gangguan sinyal radio.

Bambang mengimbau PLN agar melakukan langkah antisipatif dengan melakukan pemadaman sistem kelistrikan agar tidak terjadi dampak yang lebih buruk. Untuk itu, sosialisasi harus dilakukan pada masyarakat bila langkah itu akan diambil.

Selain itu, penerbangan dan pelayaran yang mengandalkan satelit GPS sebagai sistem navigasi hendaknya menggunakan sistem manual ketika badai antariksa terjadi, dalam memandu tinggal landas atau pendaratan pesawat terbang.

Perubahan densitas elektron akibat cuaca antariksa, jelas peneliti dari PPSA Lapan, Effendi, dapat mengubah kecepatan gelombang radio ketika melewati ionosfer sehingga menimbulkan delai propagasi pada sinyal GPS.

Perubahan ini mengakibatkan penyimpangan pada penentuan jarak dan posisi. Selain itu, komponen mikroelektronika pada satelit navigasi dan komunikasi akan mengalami kerusakan sehingga mengalami percepatan masa pakai, sehingga bisa tak berfungsi lagi.

Saat ini Lapan telah mengembangkan pemodelan perencanaan penggunaan frekuensi untuk menghadapi gangguan tersebut untuk komunikasi radio HF. ”Saat ini tengah dipersiapkan pemodelan yang sama untuk bidang navigasi, tutur Bambang.

Sumber : kompas.com
 
 
 
Dibaca : 32767 kali
 
KOMENTAR ANDA :
 


[ PARTNER ]
[ KEILMUAN ]

cara menguji jika seseorang kemasukan jin

mengembalikan segala jenis serangan santet

herbal rahasia penyubur kandungan

agar dimudahkan dalam persalinan

mengobati sakit perut secara gaib

komunikasi dengan khodam pendamping

memberi pelajaran kepada pelaku santet

asma sedot pusaka




[ PRODUK ]

hiperpower : energi untuk kesehatan, kecerdasan & penampilan

ilmu hikmah terawangan (kode : iht)

program penyembuhan penyakit medis-non medis jarak jauh

ebook reinkarnasi dari sudut pandang islam

ebook tafsir mimpi gratis

pengobatan tradisional menurut primbon jawa



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ STATISTIK ]

  Member Aktif : 289





free counters

INDOSP, PO.BOX 5102 / JKT MAMPANG 12700, Indonesia
Email : support@indospiritual.com, SMS CENTRE : 0852-7947-3388
CopyLeft @ 2010, IndoSpiritual.com