Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
Audio Pembangkit Energi Metafisika Haekal Nurjati Prayaurip
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
Buka Aura kalung penyembuh penyakit
terapi penyembuhan bersama ikan lumba-lumba -  ben breedlove : remaja yang tiga kali lolos dari kematian -  tips hindari gendam dan pembiusan saat mudik -  ilmuwan : butuh keberuntungan untuk hidup sampai 100 tahun -  mandy hague : tetap hidup meski jantungnya berhenti 22 kali -  healing festival mei 2011 -  manfaat bisa tarantula untuk deteksi kanker -  makanan alami pencegah stroke - 
Minggu Wage, 5 Februari 2012 (12 Rabiul Awwal 1433H)  


 Hatha Yoga | Prenatal Yoga | Yoga Class | Yoga for Depression

Program Pengamanan dan Pemenangan Pilkada

Ingin Pasang Iklan?

[ ARTIKEL ]

 mengenal chi

 tips belajar feng shui

 kisah mencari anak yang hilang ke alam siluman buaya

 bandara san francisco, pertama di dunia punya ruang yoga

 hubungan antara otak dan pikiran dalam peristiwa nde



[ KEILMUAN ]

rahasia mendapatkan ilmu laduni

penyembuhan ilahi metode cepat

asma hijab tolak pesugihan

meningkatkan omset dengan doa penglaris mujarab

ilmu pengasihan sang arjuna

ilmu pukulan godam

3 asma penderas rejeki

asma patirasa




[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual
[ NETWORK ]





Follow Me on Twitter



Home > Artikel > Detail
Bookmark PROSPEK TEH HIJAU SEBAGAI KEMOTERAPI KANKER at Your Social Bookmarking Website    add favorites to your browser   Kamus Mistik, Klenik, Metafisik
Pelatihan Kecerdasan dan Stimulasi Otak

Prospek Teh Hijau sebagai Kemoterapi Kanker

Kategori : Kesehatan    kirim ke lintasberita.com    
 

Hasil penelitian selama 20 tahun terakhir ini menunjukkan bahwa senyawa polifenol yang terdapat di dalam teh mampu mengurangi risiko kanker dan penyakit jantung koroner.

Seduhan air daun teh (Camellia sinensis), telah dikonsumsi manusia sejak dahulu kala. Teh mengandung banyak senyawa, termasuk campuran berbagai senyawa polifenol yang diyakini memiliki potensi untuk meningkatkan kesehatan dan mencegah berbagai penyakit.

Sesudah air, teh adalah minuman yang paling banyak dikonsumsi oleh manusia dalam jumlah kira-kira 120 ml per kapita per hari. Ada dua bentuk produk daun teh yang siap untuk dikonsumsi, yakni teh hitam dan teh hijau. Teh hitam paling banyak dikonsumsi (80 persen) sedangkan teh hijau berkisar 20 persen saja.

Teh hitam biasanya dikonsumsi di negara-negara barat dan di beberapa negara Asia, sedangkan teh hijau terutama dikonsumsi di Cina, Jepang, India dan beberapa negara di Afrika Utara dan Timur Tengah. Teh hitam diolah dengan cara yang berbeda dari teh hijau, sehingga kandungan kimianya berbeda pula.

Beda pengolahan

Pengolahan teh hijau dimulai dengan pemetikan daun teh hijau dan secepat mungkin dipanaskan dengan uap untuk menonaktifkan enzim. Dengan demikian proses fermentasi (peragian) dapat dicegah, kemudian dikeringkan. Teh hijau mengandung epikatekin sebagai komponen polifenol utama, yang memiliki aroma dan karakteristik dari teh hijau.

Sedangkan teh hitam pengolahannya dimulai dengan membiarkan daun teh segar yang telah dipetik menjadi layu, sampai mencapai kadar air sekitar 55 persen  dibandingkan dengan kadar air di dalam daun segar, sehingga terjadi pemekatan dari polifenol di dalam daun teh.

Daun yang telah dilayukan kemudian digulung dan diremukkan, untuk memulai proses fermentasi dari senyawa-senyawa polifenol. Proses ini akan memungkinkan terjadinya reaksi oksidasi dari polifenol secara enzimatik oleh enzim polifenoloksidase.

Selama proses fermentasi, katekin diubah menjadi theaflavin dan thearubigin. Komposisi kimia dari teh hijau sama dengan daun teh segar. Teh hijau mengandung senyawa-senyawa polifenol yang terdiri dari flavonol, flavandiol, flavonoida dan asam-asam fenolat yang diperkirakan 30 persen dari berat kering daun teh hijau.

Umumnya senyawa polifenol di dalam teh hijau adalah kelompok flavonol yang dikenal sebagai katekin yang terdiri dari epikatekin, epikatekin-3-gallat, epigallokatekin dan epigallokatekin-3-gallat (EGKG). Di dalam teh hitam, polifenol utama adalah theaflavin dan theatrubigin.

Unggul teh hijau 

Polifenol teh hijau jauh lebih berperan untuk mencegah terjadinya kanker dibandingkan polifenol teh hitam. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada binatang percobaan polifenol teh terutama mencegah terjadinya kanker yang ditimbulkan oleh zat-zat kimia (karsinogen) dan kanker kulit karena radiasi sinar ultraviolet.
 
Penyakit kanker karena zat-zat kimia  dapat dicegah dengan mengkonsumsi the. Kanker tersebut meliputi kanker paru-paru, lambung, kerongkongan, usus duabelas jari, pankreas, hati, payudara, usus besar dan kulit.

Relevansi informasi hasil percobaan pada hewan ini terhadap kesehatan manusia, dapat dikonfirmasi melalui observasi epidemiologis, terutama pada penduduk yang tinggi risiko penyakit kankernya.

Umumnya sifat protektif teh hijau terhadap kanker diperankan oleh polifenol utama di dalam teh hijau, yakni EGKG. Di Amerika, ekstrak teh hijau sudah ada yang dimasukkan ke dalam berbagai produk seperti shampo, krim, minuman, kosmetik, es krim dan lain-lain yang tersedia di grosir dan apotik-apotik. 

Konsumsi teh hijau juga dapat mencegah terjadinya kanker melalui peningkatan efek penghambatan tumor dari doxorubicin pada binatang percobaan. Pemberian teh hijau akan menaikkan konsentrasi doxorubicin hanya di dalam jaringan tumor, tetapi tidak di dalam jaringan normal.

Polifenol teh hijau umumnya juga akan meningkatkan aktivitas enzim-enzim yang berperan dalam proses detoksifikasi, seperti glutation-S-transferase (GST), yang berfungsi untuk menonaktifkan karsinogen dan mengeluarkannya dari tubuh. Jika fakta ini dapat dibuktikan pada manusia, maka teh hijau mempunyai prospek yang baik sebagai kemoterapi kanker.


Sumber: DR. Jansen Silalahi, staf pengajar Jurusan Farmasi FMIPA USU Medan (Gaya Hidup Sehat)

 
 
 
Dibaca : 3179 kali
KOMENTAR ANDA :


[ IKLAN ]

ilmu gendam



Ingin Pasang Iklan?

[ PRODUK ]

software pemusnah santet dan penarik rejeki

mustika penakluk sukma

program pengamanan dan pemenangan pilkada

ruwatan plus transfer energi hoki

rajah modern penarik rejeki

anti radiasi ponsel gratis



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ STATISTIK ]

  Member Aktif : 234

Page Rank Check



free counters


INDOSP, PO.BOX 5102 / JKT MAMPANG 12700, Indonesia
Email : support@indospiritual.com, SMS CENTRE : 0813-8698-9797 (Sabtu/Minggu/Hari Besar Libur)
CopyLeft @ 2012, IndoSpiritual.com