Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
Pendulum batu bertuah
Metode Alternatif Tambah Tinggi Badan Rajah Penakluk Sukma
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
ilmu tenaga dalam kalung penyembuh penyakit
 
Selasa Wage, 28 Juni 2016 (22 Ramadhan 1437H)   

[ ADS ]

[ KEILMUAN ]

ilmu sukses berbisnis

cerdas luar biasa dengan doa nabi khidir

bertawasul ke wali allah untuk segala hajat

agar mendapat lailatul qodar

cara mengirim mimpi

doa agar disayang suami

mengaktifkan wibawa agar dipatuhi banyak orang

doa melayu penarik rejeki




[ ARTIKEL ]

 menyibak misteri lailatul qodar

 tanda-tanda orang yang dapat berkah lailatul qadar

 karir yang cocok berdasarkan zodiak

 karakter seorang ibu berdasarkan zodiaknya

 menebak kepribadian berdasarkan burung favorit



[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual


Home > Artikel > Detail
pelatihan seni penyembuhan

Pengobatan Tuli Secara Permanen Telah Ditemukan

by : Indospiritual
Kategori : Kesehatan
 
Para ilmuwan berhasil mengembangkan obat untuk masalah ketulian permanen. Obat tersebut kabarnya dapat merangsang telinga bagian dalam.

Obat, dengan nama kode LY411575, ini dapat memicu regenerasi sel-sel rambut sensori. Mengembalikan sel-sel rambut sensori yang rusak akibat beberapa faktor, seperti suara keras, infeksi, dan obat-obatan beracun, bukan pekerjaan yang mudah.

Dalam penelitian kali ini, para ilmuwan berhasil mengembangkan obat untuk menyembuhkan kerusakan yang disebabkan oleh suara keras pada tikus. Meskipun penelitian ini masih terbilang awal, mereka percaya bahwa itu bisa mengarah pada pengobatan yang efektif pada manusia.

Rambut sensorik kecil di koklea sangat penting untuk mendengar. Getaran suara ditransfer dari gendang telinga yang kemudian menggerakkan sel-sel rambut dan menyebabkan pesan saraf ditembakkan ke otak. Tanpa sel-sel rambut itu, jalur pendengaran terblokir dan tidak ada sinyal yang diterima oleh pusat pendengaran otak.

Sementara burung dan ikan mampu meregenerasi sel-sel rambut di telinga, mamalia tidak. Oleh karenanya, pendekatan baru melibatkan pemrograman ulang sel-sel telinga bagian dalam dengan menghambat protein yang disebut Notch.

Penelitian laboratorium sebelumnya telah menunjukkan bahwa sinyal Notch membantu mencegah sel-sel induk dalam koklea mengubah diri menjadi sel-sel rambut sensorik baru. Nah, obat LY411575 ini dapat menekan Notch.

Gangguan pendengaran merupakan masalah yang mempengaruhi 250 juta di seluruh dunia

"Kami menemukan bahwa sel-sel rambut dapat diregenerasi dari sel-sel sekitarnya di koklea," kata peneliti utama, Dr Albert Edge, dari Harvard Medical School di Amerika Serikat, seperti dilansir Daily Mail (9/1).

Gangguan pendengaran sendiri merupakan masalah yang telah mempengaruhi 250 juta di seluruh dunia.

Sumber : merdeka.com

 
KOMENTAR ANDA :




ARTIKEL LAINNYA
sehat dengan teknik pijat jaripuntur gravitasi

keyakinan diri sembuhkan anoreksia

puasa sehat bagi penderita maag

memadukan terapi alternatif dan konvensional

pengobatan alternatif infra merah kian diminati

khasiat kristal untuk pengobatan alternatif

rahasia turun berat badan hanya dengan latihan pernapasan 2 menit sehari

yoga : satukan tubuh pikiran dan jiwa

sembuh dengan terapi ikhlas

mengenal akupunktur

 
 
loading...
 
VIDEO MISTERI PILIHAN
Penampakan UFO di Kediri
 


[ ADS ]
[ PRODUK ]

metode astral projection anti gagal

kumpulan audio hipnoterapi

program pembangkitan ilmu tenaga dalam

pagar gaib mobil

tasbih kayu kokka asli

metode alternatif menambah tinggi badan secara alami



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ NETWORK ]




Vemale.com: Wanita Indonesia | Zodiak | Keluarga | Kesehatan | Kisah nyata

[ STATISTIK ]

  Member Aktif : 54



Email : support@indospiritual.com
CopyLeft @ 2016, IndoSpiritual.com