Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
Pendulum Audio Pembangkit Energi Metafisika
Metode Alternatif Tambah Tinggi Badan Rajah Penakluk Sukma
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
ilmu tenaga dalam kalung penyembuh penyakit
 
Sabtu Wage, 1 Oktober 2016 (28 Dzulhijjah 1437H)   

[ ADS ]
[ KEILMUAN ]

mantera melayu untuk melipatgandakan rejeki

pesugihan putih (islami)

agar selamat di medan perang

menaklukan suami agar betah di rumah

ilmu pengasihan pesona wajah

wirid buumah

agar doa dikabulkan dengan wasilah quran

khasiat asma faiq




[ ARTIKEL ]

 kh abdul kholik hasyim dan ilmu kanuragan

 kh abdul kholik hasyim dan ilmu kanuragan

 menebak kepribadian seseorang dari bentuk jari kaki

 amalan, hizib dan azimat menurut islam

 menjadikan ayat suci sebagai azimat



[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual


Home > Artikel > Detail
Aktivasi Batu Permata

Pengobatan Tuli Secara Permanen Telah Ditemukan

by : Indospiritual
Kategori : Kesehatan
 
Para ilmuwan berhasil mengembangkan obat untuk masalah ketulian permanen. Obat tersebut kabarnya dapat merangsang telinga bagian dalam.

Obat, dengan nama kode LY411575, ini dapat memicu regenerasi sel-sel rambut sensori. Mengembalikan sel-sel rambut sensori yang rusak akibat beberapa faktor, seperti suara keras, infeksi, dan obat-obatan beracun, bukan pekerjaan yang mudah.

Dalam penelitian kali ini, para ilmuwan berhasil mengembangkan obat untuk menyembuhkan kerusakan yang disebabkan oleh suara keras pada tikus. Meskipun penelitian ini masih terbilang awal, mereka percaya bahwa itu bisa mengarah pada pengobatan yang efektif pada manusia.

Rambut sensorik kecil di koklea sangat penting untuk mendengar. Getaran suara ditransfer dari gendang telinga yang kemudian menggerakkan sel-sel rambut dan menyebabkan pesan saraf ditembakkan ke otak. Tanpa sel-sel rambut itu, jalur pendengaran terblokir dan tidak ada sinyal yang diterima oleh pusat pendengaran otak.

Sementara burung dan ikan mampu meregenerasi sel-sel rambut di telinga, mamalia tidak. Oleh karenanya, pendekatan baru melibatkan pemrograman ulang sel-sel telinga bagian dalam dengan menghambat protein yang disebut Notch.

Penelitian laboratorium sebelumnya telah menunjukkan bahwa sinyal Notch membantu mencegah sel-sel induk dalam koklea mengubah diri menjadi sel-sel rambut sensorik baru. Nah, obat LY411575 ini dapat menekan Notch.

Gangguan pendengaran merupakan masalah yang mempengaruhi 250 juta di seluruh dunia

"Kami menemukan bahwa sel-sel rambut dapat diregenerasi dari sel-sel sekitarnya di koklea," kata peneliti utama, Dr Albert Edge, dari Harvard Medical School di Amerika Serikat, seperti dilansir Daily Mail (9/1).

Gangguan pendengaran sendiri merupakan masalah yang telah mempengaruhi 250 juta di seluruh dunia.

Sumber : merdeka.com

 
KOMENTAR ANDA :




ARTIKEL LAINNYA
tips menghindari flu babi

diet konsumsi garam dapat kurangi potensi stroke

khasiat ajaib mentimun

meditasi falun gong

waspadai pengobatan patah tulang alternatif

meditasi beauty energy : pancarkan kecantikan dalam

manfaat minum air hangat bagi kesehatan

pengobatan alternatif paling aneh di dunia

totok wajah cara baru menjadi cantik

terapi cerebral palsy (lumpuh otak) dengan yoga

 
 
loading...
 
VIDEO MISTERI PILIHAN
Manusia Listrik
 


[ ADS ]
[ PRODUK ]

metode astral projection anti gagal

kumpulan audio hipnoterapi

program pembangkitan ilmu tenaga dalam

pagar gaib mobil

tasbih kayu kokka asli

metode alternatif menambah tinggi badan secara alami



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ NETWORK ]




Vemale.com: Wanita Indonesia | Zodiak | Keluarga | Kesehatan | Kisah nyata

[ STATISTIK ]

  Member Aktif :



Email : support@indospiritual.com SMS CENTRE : 0813-8698-9797 (Sabtu/Minggu/Hari Besar Libur)
CopyLeft @ 2016, IndoSpiritual.com