|
Upaya pengobatan komplementer atau alternatif dengan obat tradisional juga harus terlebih dahulu melewati penegakan diagnosis yang tepat. Meskipun lebih kecil dibandingkan dengan obat modern, obat tradisional tetap mempunyai efek samping.
Demikian ungkap Kepala Poli Obat Tradisional Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo, dr H Arijanto. Menurut Arijanto, sekitar 50 persen dari pasien yang datang berobat ke Poli Obat Tradisional RSUD Dr Soetomo datang tanpa diagnosis yang tepat sebelumnya. Sebagian besar dari mereka telah menjalani penanganan alternatif dan mendapat sugesti tentang penyakitnya.
"Pernah ada seorang ibu yang datang dengan luk` besar di kakinya. Setelah berobat tradisional ke mana-mana, ia diberi tahu menderita kanker kulit dan meminta pengobatan untuk itu. Padahal, setelah diperiksa ternyata ia menderita diabetes," ujarnya.
Pengobatan tradisional, dalam kondisi apa pun harus dilakukan setelah diagnosis yang tepat oleh dokter. Setelah itu, baru pemilihan cara pengobatan menjadi hak pasien sepenuhnya.
Obat tradisional seperti obat herbal, menurut Arijanto, tetap mempunyai efek samping meski kecil. Efek samping itu tidak terlalu besar karena obat tradisional bahan aktif di dalamnya saling bersinergi dan menetralisasi.
"Selama tiga tahun ini, berdasarkan hasil pantauan kami, belum ada keluhan kerusakan ginjal dan hati dari pasien yang ditangani dengan obat herbal," ujarnya.
Dalam sebulan, poli obat tradisional tersebut menerima 100-150 pasien. Sebagian besar dengan keluhan diabetes, hipertensi, kolesterol, dan penyakit kanker. Selain pelayanan obat herbal dan aromaterapi, akan dikembangkan pula pel`yanan dengan menggunakan tenaga dalam, akupuntur, serta pijat.
Dikatakan, untuk penderita kanker, tanaman obat yang digunakan harus mengandung bahan penghambat pertumbuhan sel kanker, meningkatkan fungsi dan aktivitas sel-sel imun, serta mengurangi rasa nyeri dan keluhan penderita.
Ada perbedaan mendasar antara pengobatan dan obat tradisional dengan modern. Obat modern bekerja langsung pada sel kanker, sedangkan obat tradisional seperti obat herbal, bekerja pada tubuh untuk meningkatkan kemampuan tubuh mematikan sel kanker.
Sumber : kompas.co.id |