Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
Audio Pembangkit Energi Metafisika Haekal Nurjati Prayaurip
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
Buka Aura kalung penyembuh penyakit
pengobatan alternatif untuk jerawat -  tips belajar feng shui -  kisah mencari anak yang hilang ke alam siluman buaya -  pria buta gunakan suara gema untuk naik sepeda -  healing festival mei 2011 -  terapi cerebral palsy (lumpuh otak) dengan yoga -  cara kerja akupunktur -  tehnik dasar pernapasan yoga - 
Minggu Legi, 12 Februari 2012 (19 Rabiul Awwal 1433H)  


bisnis forex online

 Hatha Yoga | Prenatal Yoga | Yoga Class | Yoga for Depression

Ingin Pasang Iklan?

[ ARTIKEL ]

 panduan feng shui untuk rumah

 resep herbal untuk obat batuk anak

 menurunkan kolesterol jahat dengan makanan

 tips meningkatkan daya tarik dengan fengsui

 fengshui dalam sudut pandang rasional



[ KEILMUAN ]

ilmu anti marabahaya

ilmu poligami

rahasia mendapatkan ilmu laduni

penyembuhan ilahi metode cepat

asma hijab tolak pesugihan

meningkatkan omset dengan doa penglaris mujarab

ilmu pengasihan sang arjuna

ilmu pukulan godam




[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual
[ NETWORK ]





Follow Me on Twitter



Home > Artikel > Detail
Bookmark MISTRIK GUA MASIGIT SELA NUSAKAMBANGAN at Your Social Bookmarking Website    add favorites to your browser   Kamus Mistik, Klenik, Metafisik
Pelatihan Kecerdasan dan Stimulasi Otak

Mistrik Gua Masigit Sela Nusakambangan

Kategori : Umum    kirim ke lintasberita.com
 

Karena memang mirip sebuah ruang masjid, maka gua yang terletak di bagian barat Nusakambangan ini biasa disebut Masjid Batu. Tapi juga biasa disebut Masjid Sela. Tapi gua itu punya nama asli Gua Masigit Sela. Ruang di dalamnya melengkung mirip kubah masjid yang dihiasi banyak stalaktit. Apalagi di bagian barat terdapat celah kecil mirip ruang imam yang menghadap kiblat.

Di ruang lain juga terdapat mata air mirip tempat wudlu. Sehingga lengkap sudah syarat-syaratnya sebagai sebuah masjid alam. Apalagi kini di pintunya dipasang sebuah bedhug.

TETAPI lepas dari anggapan gua itu sebuah masjid, gua yang sudah berumur ratusan tahun tersebut hingga kini terkenal dengan nama Gua Masigit Sela. Kini gua itu dijadikan salah satu objek wisata spiritual andalan Kabupaten Cilacap.

Pada hari-hari tertentu, misalnya Jumat Kliwon, Selasa Kliwon dan juga pada hari-hari besar Islam, gua itu banyak dikunjungi orang dari berbagai daerah. Tujuan mereka jelas ngalap berkah dan menenangkan diri setelah dihadapkan pada ruwetnya permasalahan hidup. Biasanya, pengunjung mempunyai keinginan tertentu menginap selama 6 hari 6 malam di Gua Masigit Sela.

Namun begitu, dengan jangka waktu tersebut belum tentu pengunjung mendapatkan suatu petunjuk yang menggembirakan berkaitan dengan keinginannya. Bila demikian, maka mereka akan memperpanjang lagi ngalap berkahnya, karena mereka merasa optimis suatu saat upayanya akan mendapatkan berkah dari yang Maha Kuasa, meski upayanya baru didapatkan pada hari-hari berikutnya.

Diakui Mang Jajang salah satu jurukunci Gua Masigit Sela, tidak semua pengunjung bisa langsung mendapatkan wangsit selama melaksanakan laku tirakatan di gua tersebut, meski sudah mencapai 40 hari. Namun dengan modal keyakinan permintaannya akan dikabulkan setelah mereka kembali ke kampung halamannya, mereka tetap nekad pulang dengan tangan hampa. Hal itu diakui sejumlah pengunjung yang kini telah meraih sukses usahanya.

Ngalap berkah di Gua Masigit Sela Nusakambangan, diketahui hingga kini tidak ada tuntunannya yang baku. Pengunjung tetap bebas melakukan laku tirakatan sesuai dengan kemauannya, atau mengikuti suatu aturan tertentu jurukunci yang mereka tunjuk. Karena di Gua Masigit Sela tidak mengenal satu jurukunci.

Sehingga dalam proses ngalap berkah di Gua Masigit Sela terkadang terjadi suatu perpaduan antara yang mengandung unsur klenik dan agamis. Kendati demikian, akibat maraknya pengunjung yang mendatangi gua tersebut, maka di dalam gua tersebut banyak ditemui pedupan (suatu gundukan dari hasil bakar kemenyan). Salah satunya di sekitar mulut gua.

Gua Masigit Sela diakui memiliki berbagai keindahan stalaktit dan stalaknit. Salah satunya stalaknit yang berada di sisi kiri ruang dalam dari mulut gua. Stalaknit itu berwarna kuning emas dan berbentuk memanjang menyerupai sebuah kasur yang tergelar. Barangkali karena kemiripan kasur itulah, orang menyebutnya sebagai kasurnya Nabi Sulaiman.

Tak jauh dari Kasur Nabi Sulaiman, terdapat sebuah stalaknit dekat sebuah mata air. Karena stalaknit itu membentuk cekungan berdiameter sekitar 30 cm dan mirip sebuah tempayan, maka stalaknit itu dikenal sebagai pedaringan punggawa (tempayan laskar), konon mata air itu sering digunakan untuk mandi para punggawa Aji Saka.

Sedang dibalik dinding batu yang memisahkan ruang pedaringan punggawa dengan ruangan lainnya terdapat sebuah tiang yang terbentuk oleh stalaktit dan stalaknit dengan lebar lingkar antara 60-75 cm. Para pengunjung mengenalinya sebagai tempat persemedian Aji Saka. Konon jika pengunjung bisa melingkarkan kedua tangannya secara penuh ketika memeluk tiang Aji Saka itu, maka keinganannya akan dikabulkan.

Belum diketahui secara pasti tentang sejak kapan Gua Masigit Sela itu dijadikan wisata spiritual. Namun dari petunjuk prasasti yang tertempel di sebelah kanan mulut gua itu, maka bisa diyakini gua itu ramai dikunjungi orang sejak zaman raja Solo Paku Buwono X atau sejak daerah sekitar gua tersebut masih merupakan bagian dari perairan Segara Anakan.

Sejalan dengan perkebangan zaman, Gua Masigit ternyata tetap ramai dikunjungi orang, termasuk pula sejumlah pejabat Kehakiman pada zaman kemerdekaan. Hal itu dikuatkan dengan sebuah prasasti yang menempel di dinding sebelah kiri mulut gua. Konon para pejabat yang datang sangat berharap memperoleh jabatan yang enak dan terus menanjak karirnya. Jurukunci Mang Ojo pun mengakui, hingga sekarang masih ada sejumlah pejabat pusat maupun daerah yang mendatangi gua tersebut, karena menginginkan jabatan yang enak. Kendati demikian, dari sejumlah pejabat itu meminta agar keberadaannya dirahasiakan.

Untuk menjangkau objek wisata spiritual itu boleh dibilang mudah. Meski untuk bisa menjangkau kesana, harus menggunakan perahu dari Cilacap. Bisa menggunakan perahu carteran maupun menggunakan kapal penyebrangan Cilacap-Majingklak (Ciamis). Bagi pengunjung yang menggunakan kapal penyebrangan, turun di Motean (Kampung Laut) dan disambung dengan perahu jukung atau compreng penduduk setempat.

Sumber : pos metro balikpapan

 
 
 
Dibaca : 3465 kali
KOMENTAR ANDA :


[ IKLAN ]

ilmu gendam



Ingin Pasang Iklan?

[ PRODUK ]

software pemusnah santet dan penarik rejeki

mustika penakluk sukma

program pengamanan dan pemenangan pilkada

ruwatan plus transfer energi hoki

rajah modern penarik rejeki

anti radiasi ponsel gratis



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ STATISTIK ]

  Member Aktif : 207

Page Rank Check



free counters


INDOSP, PO.BOX 5102 / JKT MAMPANG 12700, Indonesia
Email : support@indospiritual.com, SMS CENTRE : 0813-8698-9797 (Sabtu/Minggu/Hari Besar Libur)
CopyLeft @ 2012, IndoSpiritual.com