Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
batu bertuah Pagar Gaib Mobil
Metode Alternatif Tambah Tinggi Badan Rajah Penakluk Sukma
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
Buka Aura kalung penyembuh penyakit
kenali kesehatan mental anda -  pengaruh feng shui di dalam rumah -  ilmuwan indonesia obati virus hiv dengan propolis lebah -  tips feng shui untuk mobil -  gaya bersin dan kepribadian seseorang -  mary kings close : jalanan angker di skotlandia -  pengobatan hiv dengan racun lebah -  mengenal tradisi puasa kejawen di indonesia - 
Senin Wage, 20 Mei 2013 (10 Rajab 1434H)   

Peluang Bisnis

 Hatha Yoga | Prenatal Yoga | Yoga Class | Yoga for Depression

[ ARTIKEL ]

 tips agar tidak bermimpi seram

 ilmuwan indonesia obati virus hiv dengan propolis lebah

 keangkeran alas roban

 meditasi falun gong

 khasiat perasan air lemon



[ KEILMUAN ]
[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual


Home > Artikel > Detail
Bookmark KLEMBAK MENYAN : SESAJI PUSAKA RADEN BATARA KATONG at Your Social Bookmarking Website    add favorites to your browser   Kamus Mistik, Klenik, Metafisik
pelatihan seni penyembuhan

Klembak Menyan : Sesaji Pusaka Raden Batara Katong

Kategori : Umum    kirim ke lintas.me
 
Peluang Bisnis

ROKOK klembak menyan, bubur merah putih dan kemenyan dibakar adalah sesaji untuk tombak Kyai Tunggul Naga, tombak pusaka Kabupaten Ponorogo Jawa Timur. Kyai Tunggul Naga ini dulunya adalah pusaka milik Raden Batara Katong Adipati di Ponorogo pada awal masa pemerintahan Kasultanan Demak Bintara. Ada dua versi tentang asal muasal tombak pusaka tersebut. Yang pertama versi keturunan Demang Kutu Ki Ageng Suryangalam dan versi Babad Ponorogo. Sedang pamornya kudung, tangkainya dari sulur pohon jati, ada ukirannya naga. Ukuran panjang kira-kira 60 cm.

Menurut H Mardi yang menyimpan tombak ini, pada tahun 1990 ada orang dari Jakarta menawar tombak Kyai Tunggul Naga dengan harga Rp 1 miliar. Tetapi tombak tidak dilepas karena memang niatnya tidak akan dijual. H Mardi ini mengaku keturunan ke 17 dari Demang Kutu Ki Ageng Suryangalam. Yang membuatnya heran, ada orang tahu dirinya menyimpan tombak Kyai Tunggul Naga. Padahal sudah dibuat rahasia.

Versi keturunan Demang Kutu, tombak Kyai Tunggul Naga dulunya milik Ki Ageng Suryangalam yang menjadi demang di Kutu. Menurut Dr GR Lono Lastoro Simatupang dosen jurusan Antropologi Fakultas Ilmu Budaya UGM yang melakukan penelitian reog di Ponorogo, Demang Suryangalam sebelumnya pujangga di istana Majapahit. Ia pergi meninggalkan istana karena kecewa. Nasehat-nasehatnya untuk menata negeri Majapahit tidak didengarkan oleh Prabu Kertabhumi. Menjelang runtuhnya kerajaan besar itu, keadaan negeri semrawut, bobrok. Banyak gerakan separatis ingin memisahkan diri dari Majapahit.

Sikap oposan Demang Suryangalam ini membuat Prabu Kertabhumi marah, ia kemudian menyuruh salah seorang puteranya yang bernama Raden Batara Katong untuk menangkap Demang Suryangalam. Setelah berhasil mengalahkan Demang Kutu, Raden Batara Katong kemudian memiliki tombak Kyai Tunggul Naga. Adapun tombak itu aslinya berasal dari Tuban, pusaka Adipati Tuban Ranggalawe. Tombak Kyai Tunggul Naga dikenal sebagai pusaka yang ampuh.

Sedang versi Babad Ponorogo, tombak Kyai Tunggul Naga diperoleh Batara Katong dari hasil bersemadi di sebuah tanah lapang tanpa rumput sehelai pun yang disebut ara-ara. Waktu itu Ponorogo masih disebut Wengker. Raden Batara Katong ditemani oleh Ki Ageng Mirah, Patih Seloaji dan Jayadipa. Dari ara-ara itu didapatkan tombak Kyai Tunggul Naga, payung dan sabuk. Menurut penelitian Lono Lastoro Simatupang, meskipun Batara Katong sudah bisa mengalahkan Demang Kutu, tetapi tidak menghapus kesenian reog yang diciptakan oleh Demang Suryangalam. Bahkan kemudian menyuruh Ki Ageng Mirah untuk menggarap ulang kesenian reog disesuaikan dengan garis kebijaksanaan Batara Katong sebagai penguasa Wengker. Kesenian reog garapan Demang Suryangalam waktu itu bersifat satire mengeritik kebobrokan Majapahit.

Meskipun begitu, Batara Katong setelah menang tidak melarang kesenian reog. Bahkan menggunakan reog untuk tujuan-tujuan yang sesuai dengan tugasnya. Reog digarap ulang oleh Ki Ageng Mirah, dengan menghilangkan sindiran yang mengarah ke pemerintah Majapahit.



 
KOMENTAR ANDA :


Peluang Bisnis


ARTIKEL LAINNYA
pengaruh tahi lalat terhadap peruntungan manusia

santet air mayat : media terhebat penghancur usaha

ini dia hutan paling angker di sedunia

meramal peluang panjang umur dari foto lawas

pakar numerologi bicara 11-11-11

penyembuhan pikiran bawah sadar dengan hipnoterapi

ilmuwan : stonehenge bukan peninggalan alien

belajar feng shui

reinkarnasi dari sudut pandang ilmu kedokteran barat

dukun cilik tiban kini muncul di malang

 
 
VIDEO MISTERI PILIHAN
Demo Kekuatan Tenaga Dalam oleh John Chang, Dahsyat!
 
 


[ INFO ]



sewa ac murah
[ PRODUK ]

pagar gaib mobil

tasbih kayu kokka asli

metode alternatif menambah tinggi badan secara alami

mustika batu mulia

software pemusnah santet dan penarik rejeki

mustika penakluk sukma



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ NETWORK ]







Follow Me on Twitter

[ STATISTIK ]

  Member Aktif : 276

Page Rank Check



free counters


 

INDOSP, PO.BOX 5102 / JKT MAMPANG 12700, Indonesia
Email : support@indospiritual.com, SMS CENTRE : 0813-8698-9797 (Sabtu/Minggu/Hari Besar Libur)
CopyLeft @ 2013, IndoSpiritual.com