Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
 
Senin Pahing, 24 November 2014 (1 Safar 1436H)   









[ KEILMUAN ]

membuka aura rejeki dan kewibawaan

agar tidak kekurangan rejeki

mengaktifkan pendulum batin

doa memohon kesuksesan tempat yang baru

ilmu pengasihan ampuh penakluk siapapun

menghancurkan virus penyakit di tubuh

memilih jodoh yang tepat

agar bisnis yang terpuruk bangkit kembali




[ ARTIKEL ]

 dokter di masa lampau banyak yang memiliki kemampuan supranatural

 ilmuwan temukan alat untuk merekam mimpi

 kita mungkin tidak berada di dimensi alam yang sama

 inilah virus yang mampu mengubah pikiran manusia

 beberapa faedah ayat kursi



[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual


Home > Artikel > Detail
Bookmark KERANDA MAYAT BERGERAK SENDIRI at Your Social Bookmarking Website    add favorites to your browser   Kamus Mistik, Klenik, Metafisik
Pelatihan Inti Energi dan cupu besi kursani

Keranda Mayat Bergerak Sendiri

by : Indospiritual
Kategori : Kisah Misteri
 

KALIGESING adalah sebuah daerah di Kabupaten Purworejo Jawa Tengah dengan penghasilan utama penduduk dari buah durian. Hampir di setiap pekarangan warga terdapat pohon durian. Daerah ini sangat terkenal, di samping penghasil buah tersebut, salah satu pahlawan yaitu WR Supratman yang terkenal dengan ciptaan lagu Indonesia Raya berasal dari daerah ini.

Melihat kondisi daerah yang berbukitan, memang Kaligesing kaya dengan hasil buah yang beraneka ragam, beberapa waktu lalu koran ini bertemu dengan salah satu warga Kaligesing yang bernama Agus di bandara Sepinggan Balikpapan. Karena sudah saling kenal terlibat perbincangan akrab.

Kisah ini terjadi sekitar tahun 1991, dimana penulis dan Agus, pada waktu itu menjadi pemuda desa dan ditugaskan jaga malam yang lebih dikenal dengan ronda. Karena desa kami belum punya pos ronda, untuk sementara tempat menggunakan balai desa sebagai tempat berkumpul. Biasanya dalam satu malam ada sekitar 12 orang yang ronda dan ini dibuat secara bergilir dengan warga yang lain.

Kami sangat akrab, maklumlah kami hidup di desa dengan segala sesuatu serba minim, akan tetapi semangat kebersamaan begitu terasa di daerah ini. Pada waktu itu, kami mengalami kejadian yang aneh dan tak masuk akal, bermula ketika kami mendapat jatah ronda malam, biasanya kami harus sudah berkumpul sekitar pulul 22.00 dan berakhir pukul 05.00. Kami pukul tersebut sudah ada di balai desa dan setiap dua jam sekali, kami keliling desa melihat situasi keadaan desa, jangan sampai terjadi pencurian atau sesuatu hal yang tak diinginkan.

Hari mulai beranjak malam, kami baru saja pulang dari berkeliling desa, rasa lelah dan kantuk membuat kami mencoba tidur sebentar dengan beralas tikar yang biasa digunakan para peronda. Tiba-tiba dari kamar gudang yang ada di balai desa terdengar suara "klak, klak!," sangat keras. "Apaan itu Gus," tanyaku pada temanku itu. "Tak tahu ya, mungkin tikus, ayo kita lihat aja," ajak Agus padaku. Kami pun berusaha mencari sumber suara dengan cara mendekati kamar gudang, untunglah kamar tidak dikunci, pelan-pelan pintu kami buka.

Bolam 10 watt menerangi ruangan gudang dan yang kami lihat sungguh sangat mengejutkan, keranda tempat membawa mayat bergerak sendiri, seperti ada sesuatu yang akan masuk ke dalamnya dan payung perlengkapan jenazah terbuka dengan sendirinya lalu menutup lagi dan terbuka lagi secara berulang kali. Memang tidak masuk akal, tidak ada orang, alat-alat perlengkapan pengangkut jenazah dapat bergerak-gerak. Kami saling berpandangan dan berakhir dengan berlari menjauh dari kamar gudang tersebut.

Malam itu kami tidak berani lagi ada di balai desa, masih takut dengan kejadian yang baru saja kami lihat. Setelah pagi harinya barulah tersiar kabar, bahwa salah satu warga desa ada yang meninggal. Rasa penasaran dan ingin tahu, kami mencoba mendatangi rumah Ketua RT. "Memang benar, setiap ada orang desa yang akan meninggal, biasanya sebelumnya ditandai dengan payung dan keranda yang kita simpan di balai desa itu begerak sendiri," kata Harjo, Ketua RT setempat.

Memang di desa kami dulunya alat perlengkapan seperti keranda, payung, kain mori dan yang lainnya disimpan di balai desa dan ini sudah menjadi kebiasaan desa kami.

Pada waktu aku tanyakan pada Agus, apakah alat-alat tersebut masih disimpan di balai desa sampai sekarang. "Sudah dipindah di KUD dan sekarang ronda tetap diadakan, akan tetapi sudah di pos yang baru dibangun secara swadaya masyarakat desa," jawab Agus.

Hampir dua jam kami berbagi ceritera dan saling bernostalgia masa lalu. Pesawat telah menunggu Agus untuk kembali ke Kaligesing Purworejo
 

Sumber : pos metro balikpapan



 
KOMENTAR ANDA :




ARTIKEL LAINNYA
dipinang kanjeng ratu kidul

kisah bocah misterius

kisah mistis kelahiran anakku

wanita misterius pemberi rezeki

siluman bertelinga panjang dan berkaki kuda

pengalaman menggembara ke alam pesugihan

diganggu kuntilanak

pengalaman mistis menjaga kamar mayat

pengalamanku memiliki indera keenam

korban bunuh diri gentayangan

 
 
VIDEO MISTERI PILIHAN
Sulap Manusia Muncul dari Pasir Pantai
 


[ SPONSOR ]
[ PRODUK ]

metode astral projection anti gagal

kumpulan audio hipnoterapi

program pembangkitan ilmu tenaga dalam

pagar gaib mobil

tasbih kayu kokka asli

metode alternatif menambah tinggi badan secara alami



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ NETWORK ]





[ STATISTIK ]

  Member Aktif : 151



website security

Nomor HP Hoki Audio Pembangkit Energi Metafisika
Metode Alternatif Tambah Tinggi Badan Rajah Penakluk Sukma
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
Pagar Gaib Mobil kalung penyembuh penyakit

Email : [email protected], SMS CENTRE : 0813-8698-9797 (Sabtu/Minggu/Hari Besar Libur)
CopyLeft @ 2014, IndoSpiritual.com