Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
batu bertuah Buka Aura
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
kalung penyembuh penyakit kalung penyembuh penyakit
eben alexander : kisah tobatnya orang skeptis -  ki joko bodo bentuk boy band -  deteksi penyakit melalui kulit wajah -  ugm kenalkan terapi autis dengan dengan berkuda -  beberapa pengobatan aneh di dunia -  sembuhkan kecanduan narkoba dan alkohol dengan hormon cinta -  jalur eteris dan kaitannya dengan kesehatan -  hakekat cinta dalam kehidupan spiritual - 
Kamis Pon, 24 Mei 2012 (3 Rajab 1433H)  


Menghasilkan Uang Melimpah .!

 Hatha Yoga | Prenatal Yoga | Yoga Class | Yoga for Depression





[ ARTIKEL ]

 gadis mutan asal vietnam bisa keluarkan hawa panas yang bisa membakar

 10 gunung paling sakral di dunia

 sukmaku diculik penghuni gaib gunung kawi

 heboh bayi di nigeria lahir membawa alquran

 misteri manusia yang bisa mengeluarkan api



[ KEILMUAN ]

agar terhindar dari musibah kecelakaan pesawat

ilmu untuk urusan mendesak

resep kaya raya kurang dari 1 tahun

ilmu pikat pandangan mata

doa mencerdaskan anak

agar memiliki keberanian melawan musuh

mengikat pasangan secara batin dengan asma qomar

ilmu anti cukur rambut




[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual


Home > Artikel > Detail
Bookmark HIDUP DI GUA KARENA ALERGI GELOMBANG ELEKTROMAGNET at Your Social Bookmarking Website    add favorites to your browser   Kamus Mistik, Klenik, Metafisik
Hipnotis

Hidup di Gua Karena Alergi Gelombang Elektromagnet

Kategori : Tokoh    kirim ke lintas.me
 
Dalam kehidupan modern saat ini, rasanya sulit untuk bisa menjauh dari ponsel, wi-fi atau listrik. Namun 2 orang wanita di Prancis terpaksa harus hidup di dalam gua karena ia sangat sensitif atau alergi terhadap gelombang elektromagnetik yang dipancarkan alat-alat elektronik.

Anne Cautain (52 tahun) dan Bernadette Touloumond (66 tahun) terpaksa harus mau tinggal di dalam gua dan jauh dari peradaban modern serta alat elektronik karena mereka berdua hipersensitif terhadap gelombang elektromagnetik atau Electro-Hypersensitivity (EHS).

Kedua wanita tersebut harus mengasingkan diri di perbukitan, di tepi dataran tinggi kisaran Vercors, Prancis. Sebelum sampai ke gua tempat mereka tinggal, di lereng bukit sudah ada tanda yang bertuliskan 'Mobile Phone Prohibited (terlarang untuk telepon genggam)' untuk memperingatkan pengunjung agar mematikan perangkat ponsel.

"Saya tidak bisa dekat dengan benda apapun yang memancarkan gelombang elektromagnetik, seperti wi-fi, ponsel atau kabel tegangan tinggi. Itu menyebabkan tubuh saya seperti terbakar tak tertahankan," ujar Anne Cautain, seperti dilansir Worldcrunch.

Untuk sampai ke tempat perlindungan yang berada di luar kota kecil Beaumugne, seseorang harus memanjat tangga sambil berpegangan pada tali. Tempat tersebut bahkan lebih berisiko di musim dingin yang basah dan dingin. Namun, di tempat itulah kedua wanita merasa berada di tempat terbaik.

"Sekarang ada begitu banyak antena yang dibangun, yang menyulitkan kami bahkan ketika harus berada di luar dekat sini," jelas Cautain.


Bagian dalam gua tempat tinggal mereka sangat gelap dan lembab. Mereka menaruh papan di lantai yang memungkinnya bergerak dan menjaga kaki tetap kering. Pada langit-langit gua yang akan jadi ruang tamu, dilapisi dengan lembaran plastik untuk menjaga kelembaban. Hanya ada perabotan dasar, seperti 2 tempat tidur, meja untuk minum teh dan lilin, tanpa ada listrik.

Cautain mulai alergi terhadap gelombang pada Januari 2009, setelah pemasangan instalasi wi-fi di universitas tempat ia bekerja.

"Reaksi dimulai dengan rasa seperti terbakar. Saya tidak bisa lagi berada di tempat kerja atau apertemen saya," jelas Cautain, mantan karyawan di University of Nice.

Sejak saat itu, ia seperti binatang buruan yang harus lari dari dunia modern, mencari 'zona putih' tanpa ada antena GSM, wi-fi atau kabel tegangan tinggi.

"Saya harus tidur di mobil dan terbungkus selimut untuk tetap hidup. Saya menemukan sebuah tempat parkir di pingggiran kota Nice, dimana saya merasa lebih baik. Tapi di malam hari, saya mulai ketakutan," jelas Cautain.

Electro-Hypersensitivity (EHS) merupakan sindrom yang menyebabkan reaksi hipersensitif terhadap benda-benda yang menghasilkan gelombang elektromagnetik.

Gejala yang timbul jika penderita EHS terpapar radiasi elektromagnetik seperti sensasi terbakar atau kesemutan di kulit, pusing, mual, sakit kepala, gangguan tidur dan kehilangan memori. Dan dalam tingkatan parah bahkan bisa menyebabkan masalah di pernapasan, denyut jantung hingga kehilangan kesadaran diri. Tidak diketahui dengan jelas penyebab EHS.

"Saya telah mengambil cuti dari pekerjaan saya selama lebih dari satu tahun karena penyakit ini. Dokter datang mengunjungi saya di gua dan menempatkan saya dalam kategori invalid 2. Sejak itu, saya menerima pensiun bulanan sebanyak 700 euro (sekitar Rp 8 juta). Ini cukup baik karena kami memiliki kebutuhan sangat sedikit," tutupnya.

ARTIKEL LAINNYA
manusia tertua di dunia ada di indonesia?

anne woods : juara wanita terjelek di dunia

kisah mari elka pangestu dan angka hoki

khong a djong : sang pewaris ilmu kungfu wong fei hong dari semarang

kiai hm kholil : punya peninggalan kolam, airnya buat awet muda

makam mbah jangkung bisa untuk kembalikan santet

paul davies : agama harus merangkul sains

li xinglin : pendekar china yang punya ilmu totok mematikan

nostradamus : peramal termasyur sepanjang zaman

ramalan thomas alva edison seputar 2011

 
 
KOMENTAR ANDA :
VIDEO MISTERI PILIHAN
Penampakan Hantu Mirip Casper di Inggris
 
 


[ IKLAN ]

belajar gendam



[ PRODUK ]

mustika batu mulia

software pemusnah santet dan penarik rejeki

mustika penakluk sukma

program pengamanan dan pemenangan pilkada

ruwatan plus transfer energi hoki

rajah modern penarik rejeki



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ NETWORK ]





Follow Me on Twitter

[ STATISTIK ]

  Member Aktif : 217

Page Rank Check



free counters


INDOSP, PO.BOX 5102 / JKT MAMPANG 12700, Indonesia
Email : support@indospiritual.com, SMS CENTRE : 0813-8698-9797 (Sabtu/Minggu/Hari Besar Libur)
CopyLeft @ 2012, IndoSpiritual.com