Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
Nomor HP Hoki Audio Pembangkit Energi Metafisika
Metode Alternatif Tambah Tinggi Badan Rajah Penakluk Sukma
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
Pagar Gaib Mobil kalung penyembuh penyakit
 
Rabu Pon, 23 Juli 2014 (25 Ramadhan 1435H)   





[ KEILMUAN ]

mantra memperberat pukulan

agar mendapat lailatul qodar

aji kewibawaan bulan bintang

agar anak berahlak mulia

mendapatkan ilmu secara gaib

agar kulit tidak luka oleh senjata tajam

agar memiliki derajat hidup yang tinggi

menaklukan keganasan anjing




[ ARTIKEL ]

 beberapa tempat paling berhantu di hong kong

 misteri sulap david copperfield

 tanda-tanda orang yang dapat berkah lailatul qadar

 misteri hantu di jembatan eretan, indramayu

 perasaan kasih sayang bisa dilatih melalui meditasi



[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual


Home > Artikel > Detail
Bookmark HERCULES : KISAH PENAKLUKAN JAKARTA, MITOS KEBAL PELURU DAN PERTOBATANNYA at Your Social Bookmarking Website    add favorites to your browser   Kamus Mistik, Klenik, Metafisik
Pelatihan Inti Energi dan cupu besi kursani

Hercules : Kisah Penaklukan Jakarta, Mitos Kebal Peluru dan Pertobatannya

by : Indospiritual
Kategori : Tokoh    kirim ke lintas.me
 
hercules tanah abangIa merupakan seorang pejuang yang pro terhadap NKRI ketika terjadi  ketegangan Timor-timur sebelum akhirnya merdeka pada tahun 1999. Maka  tak salah jika sosoknya yang begitu berkarisma ia dipercaya memegang  logistik oleh KOPASUS ketika menggelar operasi di Tim-tim.  "Saya penerima penghargaan Seroja dari pemerintah," kata Hercules.

Namun nasib lain hinggap pada dirinya, musibah yang dialaminya di  Tim-tim kala itu memaksa dirinya menjalani perawatan intensif di RSPAD  Jakarta. Dan dari situlah perjalanan hidupnya menjadi Hercules yang di  kenal sampai sekarang, ia jalani.

Hidup di Jakarta tepatnya di daerah Tanah Abang yang terkenal dengan  daerah  "Lembah Hitam", seperti diungkapkan Hercules daerah itu  disebutnya sebagai daerah yang tak bertuan, bahkan setiap malamnya kerap terjadi pembacokan dan perkelahian antar preman. "Saya merebut daerah hitam dan di situ pertarungan sengit. Hampir tiap malam ada orang mati," kata Hercules. Waktu itu saya masih tidur di kolong-kolong jembatan. Tidur ngak bisa  tenang. Pedang selalu menempel di badan. Mandi juga selalu bawa pedang.  Sebab setiap saat musuh bisa menyerang, ungkapnya.

Rasanya tidak percaya Hercules preman yang paling ditakuti, setidaknya  di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta. Tubuhnya tidak begitu tinggi.  Badannya kurus. Hanya tangan kirinya yang berfungsi dengan baik.  Sedangkan tangan kananya sebatas siku menggunakan tangan palsu.  Sementara bola mata kanannya sudah digantikan dengan bola mata buatan.

Tapi setiap kali nama Hercules disebut, yang terbayang adalah kengerian.  Banyak sudah cerita tentang sepak terjang Hercules dan kelompoknya.  Sebut saja kasus penyerbuan Harian Indopos gara-gara Hercules merasa  pemberitaan di suratkabar itu merugikan dia. Juga tentang pendudukan  tanah di beberapa kawasan Jakarta yang menyebabkan terjadi bentrokan  antar-preman.

Tak heran jika bagi warga Jakarta dan sekitarnya, nama Hercules identik dengan Tanah Abang. Meski tubuhnya kecil, nyali pemuda kelahiran Timtim (kini Timor Leste)  45 tahun lalu ini diakui sangat besar. Dalam tawuran antar-kelompok  Hercules sering memimpin langsung. Pernah suatu kali dia dijebak dan  dibacok 16 bacokan hingga harus masuk ICU, tapi ternyata tak kunjung  tewas. Bahkan suatu ketika, dalam suatu perkelahian, sebuah peluru  menembus matanya hingga ke bagian belakang kepala tapi tak juga membuat  nyawa pemuda berambut keriting ini tamat. Ada isu dia memang punya ilmu  kebal yang diperolehnya dari seorang pendekar di Badui Dalam.

Namun demikian Hercules menyangkalnya. "Kita tidak kebal peluru. Kita selalu selamat karena berbuat amal, membantu anak yatim piatu. Doa mereka yang selalu membuat saya selamat," kilahnya.

Pertobatan Hercules

Bersama teman-temannya dari Timor Timur, Hercules mulai membangun daerah kekuasannya di Tanah Abang. Dari kelompok kecil, Hercules telah membawahi sekitar 17.000 orang 'pasukannya' yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta. "Tapi sekarang teman-teman saya sudah balik semua ke Timor Timur," kata Hercules.

Sejak tahun 2006 lalu, Hercules memutuskan memulai pertobatannya. Kini Hercules mengaku memasuki dunia bisnis seperti kapal, dan perikanan. "Manusia hidup sementara. Mati akan dipanggil satu-satu, tinggal menunggu kematian. Sekarang, saya sadar, saya bertobat, masuk dunia bisnis dan membantu manusia yang membutuhkan," kata Hercules yang menyebut pertobatan Hercules ini dimulai sejak 10 tahun yang lalu.

Hercules pun membuat ormas yang disebutnya sebagai Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB). Dengan ormas ini Hercules berharap dapat membantu masyarakat lainya yang terkena musibah.

Ternyata, di balik sosok yang menyeramkan ini, ada sisi lain yang belum  banyak diketahui orang. Dalam banyak peristiwa kebakaran, ternyata  Hercules menyumbang berton-ton beras kepada para korban. Termasuk  buku-buku tulis dan buku pelajaran bagi anak-anak korban kebakaran.  Begitu juga ketika terjadi bencana tsunami di beberapa wilayah, Hercules  memberi sumbangan beras dan pakaian.

Bahkan juga bantuan bahan bangunan dan semen untuk pembangunan  masjid-masjid. Sisi lain yang menarik dari Hercules adalah kepeduliannya  pada pendidikan. "Saya memang tidak tamat SMA. Tapi saya menyadari  pendidikan itu penting, ujar ayah tiga anak ini.

Maka jangan kaget jika Hercules menyekolahkan ketiga anaknya di sebuah  sekolah internasional yang relatif uang sekolahnya mahal. Bukan Cuma  itu, ketika Lembaga Pendidikan Kesekretarisan Saint Mary menghadapi  masalah, Hercules ikut andil menyelesaikannya, termasuk menyuntikan  modal agar lembaga pendidikan itu bisa terus berjalan dan berkembang.

 
KOMENTAR ANDA :




ARTIKEL LAINNYA
purwo suryanto : praktisi pengobatan alternatif dengan herbal dan prana

permadi dan warna hitam

arshid ali khan bocah : berekor di india yang dianggap titisan dewa

wagini si anak genderuwo

professor lanza : mekanika kuantum buktikan orang meninggal masih eksis

kisah hidup mama laurent

gus dur : weruh sak durunge winarah

khrisna mukti dikirimi hadiah penggemar alam gaib

stephen hawking: alam semesta bukan ciptaan tuhan

amunnata lamwanna : meramal dengan bantuan papan catur

 
 
VIDEO MISTERI PILIHAN
Tenaga Dalam Pukulan Jarak Jauh
 
 


[ SPONSOR ]


[ PRODUK ]

kumpulan audio hipnoterapi

program pembangkitan ilmu tenaga dalam

pagar gaib mobil

tasbih kayu kokka asli

metode alternatif menambah tinggi badan secara alami

mustika batu mulia



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ NETWORK ]





[ STATISTIK ]

  Member Aktif : 89



free counters


Email : support@indospiritual.com, SMS CENTRE : 0813-8698-9797 (Sabtu/Minggu/Hari Besar Libur)
CopyLeft @ 2014, IndoSpiritual.com