Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
 
Sabtu Wage, 1 November 2014 (8 Muharam 1436H)   









[ KEILMUAN ]

mengaktifkan pendulum batin

doa memohon kesuksesan tempat yang baru

ilmu pengasihan ampuh penakluk siapapun

menghancurkan virus penyakit di tubuh

memilih jodoh yang tepat

agar bisnis yang terpuruk bangkit kembali

agar tubuh kebal dari pukulan lawan

memproteksi tubuh agar tidak bisa dimasuki jin




[ ARTIKEL ]

 halloween dan mitos seputar makanan

 ramuan tradisional penangkal santet

 benteng bhangarh fort, objek wisata hantu di india

 kisah mistik gunung mujarrob

 kisah mistis mustika kepompong cokro aminoto



[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual


Home > Artikel > Detail
Bookmark CAPRES MEMBURU WAHYU KEPRABON at Your Social Bookmarking Website    add favorites to your browser   Kamus Mistik, Klenik, Metafisik
Hipnotis

Capres Memburu Wahyu Keprabon

by : Indospiritual
Kategori : Umum    kirim ke lintas.me
 
BEBERAPA hari ini saya di Kota Solo, mampir ke Jenawi, Sukuh, dan Mangadeg. Bukan untuk memburu ‘wahyu keprabon’ yang dioprak-oprak para Capres dan Cawapres. Tapi justru sebaliknya, saya datang di kota ini untuk mengintai mereka. Sebab tiga pasang calon pemimpin itu wong Jowo, biarpun ada yang Jowo ning ora Jowo, yaitu Prabowo Subianto yang blasteran Jawa dan Manado.

Itu saya lakukan, karena dalam kampanye kali ini, Jawa Tengah, utamanya Solo, mendapat perhatian serius ketiganya. Saya curiga, jangan-jangan mereka ubek-ubek Solo karena punya pertalian dengan keyakinannya. Solo dan Jogya adalah kerajaan, maka ‘pulung raja’ diindikasikan di daerah ini. Dalam peribahasa angkot, sebagai terminal pulung,narik penumpang kemana saja pasti kembali ke terminal.

Namun binatang apakah pulung itu? Dalam mistisisme Jawa, pulung itu adalah aura yang memberi pituduh bagi siapa saja untuk tahu secara dini tokoh yang bakalan madeg keprabon. Pulung yang dipercaya berbentuk sinar itu suka begadang di larut malam. Ketika orang sudah terkantuk-kantuk dia datang. Dan jika kantuk itu diteruskan ke peraduan, pulung itu batal manjing ke tokoh bersangkutan. Itu artinya dia gagal menjadi pemimpin.

Begitu pentingnya pulung ini, sampai-sampai Mangkunegaran IV dalam Wedhatama terang-terangan ngudarasa. Orang Jawa itu hampir wajib hukumnya cegah lek lan cegah dhahar. Mengurangi tidur dan mengurangi makan. Itu dilakukan agar manusia Jawa permanen waskito. Arif dan bijaksana. Lan weruh sak durunge winarah. Tahu sebelum sesuatunya terjadi !

Nah soal ‘sakti’ itu diyakini bisa diburu di tiga tempat di atas. Di Jenawi ada sebuah situs yang bernama Candi Cetho. Situs ini tak terlacak nama aslinya. Hanya karena di situs ini terpampang lingga (penis) dan yoni (vagina) secara vulgar, maka disebutlah situs itu Candi Cetho. Maksudnya, wadi laki dan perempuan itu memang terpahat realis, cetho weleh-weleh.

Dulu situs ini tak berundak. Tapi sekarang berundak-undak. Sebelas undak tepatnya. Itu gawe almarhum Jenderal Hoemardani, spiritualis yang dipercaya Pak Harto. Dia menugasi orang untuk mengubah area yang dipenuhi patung dan pahatan peninggalan Hindu itu, jadilah Candi Cetho mirip pura berundak dan meninggi, seperti gambaran perjalanan menuju nirwana.

Di candi ini hanya ada dua tempat yang paling banyak didatangi. Itu terletak di undak sembilan dan undak sebelas. Di undak sembilan terdapat sebuah patung Brawijaya, raja Majapahit, dan di undak sebelas terdapat altar yang dinamai alang-alang kumitir. Undak terakhir ini dipercaya sebagai tempat mokswa sang raja. Ngilang ora iso mbalik !

Temen rek, ngilang ora iso mbalik. Itu karena dalam keyakinan Jawa, raja-raja yang meninggal secara mistis (mokswa), tak bakalan kembali ke bumi. Dia menjadi penguasa di alam maya. Begitu juga dengan raja Brawijaya. Dia manjing di Gunung Lawu, menjadi penguasa di territorial baru, dan kemudian dijuluki sebagai Sunan Lawu. Julukan ini amat kental dengan reinterpretasi saat Islam merambah daerah ini.

Candi Cetho yang berlokasi di areal perkebunan teh itu terletak persis di gigir Gunung Lawu. Candi ini cukup ramai jika sedang ada pilkada, pileg dan pilpres. Mereka berdoa di dua undak ganjil itu, dan doa dengan macam varian mantra berkumandang tak henti-henti. Intinya, mereka ngalab berkah agar cita menjadi pemimpin terkabul. Adakah pasangan Megawati dan Prabowo, SBY-Boediono, dan JK-Wiranto melakukan itu?

SELAIN Candi Cetho, kandidat pemimpin biasanya juga mendatangi Candi Sukuh. Sebuah candi yang dipenuhi erotika. Pahatan manusia atau hewan, laki-perempuan, semuanya mengumbar syahwat. Di candi ini juga terdapat phallus raksasa, serta lubang besar yang memberi gambaran yoni paling lebar dan paling luas yang pernah ada.

Orang sering menyebut candi ini sebagai candi porno. Itu tak salah. Sebab pornografi itu memenuhi seluruh areal. Dari pintu masuk yang lantainya berukir pertemuan alat kelamin pria dan wanita, hingga jalanan dalam candi yang satwa dan manusianya rata-rata mekangkang. Membuka lebar-lebar kelaminnya, dan memegang penuh gairah kelaminnya yang tegak bak tugu pahlawan.

Di abad-abad lampau daerah ini sarat ritus. Yang paling monumental adalah ritus kawin yang prosesinya ditempatkan di altar tinggi dengan ‘lingga-yoni’ raksasa. Saat purnama penuh altar ini digelari kain putih, dan gadis cantik ditelanjangi untuk disetubuhi pasangannya. Darah perawan yang membasahi kain mori adalah persembahan. Dan itu juga bukti kesucian.

Di era modern ‘temple maiden’ juga tak kunjung terkikis. Banyak keluarga yang masih percaya ‘kesucian’ candi ini. Gadis-gadis yang diragukan keperawanannya dites di candi ini. Dia dibawa masuk Candi Sukuh. Konon kalau sudah tak virgin akan menetes darah dari selangkangannya. Atau minimal robek celana dalamnya. Benarkah itu? Soal ini jangan tanya saya.

Namun mengapa candi yang memampang kejorokan itu menjadi bagian dari rangkaian mistik berebut tahta? Itu tak lepas dari kepercayaan lama. Dalam kepercayaan itu, manusia tidak dicipta Tuhan. Dia hasil pertemuan lingga dan yoni. Dalam bahasa Jawa, menungso kuwi soko bapak lan embok. Untuk itu acap orang Jawa menyebut ibu sebagai pangeran katon. Tuhan yang tampak.

Keyakinan macam ini memang berbau Hindu. Dalam agama ini candi personifikasi yoni. Kemaluan perempuan. Dia disebut grha garba, yang menjadi sangkan paraning dumadi. Asal-usul manusia. Sedang orang Jawa menyebutnya sebagai gua garbo, dimana jabang bayi dilahirkan.

Keyakinan atas asal-usul manusia macam ini yang memutar balik kejorokan sebagai kesucian. Organ vital yang secara filosofis diyakini sebagai ‘pintu kehidupan’ itu disucikan. Apalagi masa itu belum ‘kena cekal’ melalui undang-undang pronografi. Jadi, Candi Sukuh yang jorok itu adalah candi suci.

Brawijaya, raja Majapahit, mengasah spiritualitasnya di candi ini. Raja itu melakukan perenungan makna dan hakekat hidup di kawasan ini. Dia menyiapkan diri madeg pandhito, ketika usia dan kuasa sudah mendekati titik akhir. Dia tinggal di candi ini. Menuangkan segala hati dan pikirannya dalam tanah dan bangunan yang tetap dilestarikan ini. Tapi apa hubungannya dengan rebutan tahta presiden?

Untuk menjawab itu layak diungkapkan pendapat sejarawan Belanda, CC Berg. Bagi Berg, sejarah Jawa tidak masuk kategori sejarah. Penulisan itu digolongkan sastra puja. Sebuah tulisan yang memuja, agar memberi vibrasi bagi raja yang dipuja dan disembah untuk makin sakti dan makin perkasa.

Dari gambaran itu, maka secara metafisis, tempat dan petilasan raja punya ‘kekuatan’ tak terkira. Area itu menyimpan aura dahsyat, yang bagi mereka yang percaya, akan mampu memberinya kekuatan lebih dari dunia supranatural. Itulah alasan-alasan yang melatari banyak calon pemimpin semadi dan nglangut di kawasan ini.

Sumber : pos metro medan

 
KOMENTAR ANDA :




ARTIKEL LAINNYA
seorang pria tuntut tuhan lewat pengadilan

jokowi presiden dan wahyu keprabon

fenomena ilmiah yang supernormal dari meditasi falun dafa

mengendalikan hewan lewat kekuatan pikiran

manusia akan berinteraksi dengan alien dalam 20 tahun

mitos gaib gunung di indonesia

kajian terbaru : usia bumi ternyata 70 juta tahun lebih muda

kisah banjir setinggi gunung di pedalaman indonesia

orang utan surabaya ramal italia juara piala eropa

mimpi : antara petunjuk dan bunga tidur

 
 
VIDEO MISTERI PILIHAN
CCTV Penampakan Kuntilanak Menembus Tembok di Gd.Tertinggi di Jakarta
 


[ SPONSOR ]


[ PRODUK ]

metode astral projection anti gagal

kumpulan audio hipnoterapi

program pembangkitan ilmu tenaga dalam

pagar gaib mobil

tasbih kayu kokka asli

metode alternatif menambah tinggi badan secara alami



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ NETWORK ]





[ STATISTIK ]

  Member Aktif : 141



free counters


Nomor HP Hoki Audio Pembangkit Energi Metafisika
Metode Alternatif Tambah Tinggi Badan Rajah Penakluk Sukma
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
Pagar Gaib Mobil kalung penyembuh penyakit

Email : support@indospiritual.com, SMS CENTRE : 0813-8698-9797 (Sabtu/Minggu/Hari Besar Libur)
CopyLeft @ 2014, IndoSpiritual.com