Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
Pendulum situs paranormal
Metode Alternatif Tambah Tinggi Badan Rajah Penakluk Sukma
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
ilmu tenaga dalam kalung penyembuh penyakit
 
Sabtu Wage, 27 Agustus 2016 (23 DzulQa'dah 1437H)   

[ ADS ]
[ KEILMUAN ]

ilmu pengasihan pesona wajah

wirid buumah

agar doa dikabulkan dengan wasilah quran

khasiat asma faiq

agar selamat dari tawuran

agar terbebas dari perasaan galau

agar mampu menafsirkan mimpi

agar selamat dari bahaya menaiki kendaraan




[ ARTIKEL ]

 rajin beryoga dapat mengatasi asma

 yoga terbukti secara ilmiah efektif melawan pikun

 penampakan hantu di stasiun kereta singapura

 penampakan hantu bergaun ungu saat selfie

 khawatir berlebihan bisa memperpendek umur



[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual


Home > Artikel > Detail
Pelatihan Kecerdasan dan Stimulasi Otak

Brain Child Learning : Anak Bisa Melihat dan Membaca Dengan Mata Tertutup

by : Indospiritual
Kategori : Umum
 
Selama ini orang selalu menganggap anak cerdas adalah anak yang berbakat. Mereka hanya melihat kecerdasan anak dari sisi akademiknya, yakni dari kemampuan otak kiri.

Dan alat ukur yang sering digunakan adalah tes IQ. Tapi tunggu dulu! Kini, ada cara lain untuk mengetahuinya. Perkembangan zaman dan teknologi saat ini memungkinkan cara yang lebih cepat dan akurat untuk melihat bakat dan kecerdasan anak, yakni lewat sidik jari (fingerprint) dan Brain Child Learning (BCL).

Studi Dermatologlyphics (ilmu yang mempelajari sifat alamiah sidik jari) telah ditemukan sejak 200 tahun lalu, yang berasal dari bahasa Yunani kuno, yaitu derma berarti kulit dan ukirannya. Ilmu sidik jari ini atau yang lebih dikenal dengan sidik jari ternyata berhubungan erat dengan fungsi bagian otak.
Menurut Brain Child Learning dari Singapura Jason Theo, ilmu sidik jari ini kemudian dikembangkan oleh Prof Roger Lin dari Taiwan. Prof Lin membawa pulang hasil penelitian yang dia lakukan di Havard University dan diperkenalkan di Taiwan dan Singapura.

Metode sidik jari ini bertujuan untuk mengetahui bakat terpendam seorang anak. "Alat sidik jari ini mampu membaca kemampuan, kelebihan dan kekurangan anak beserta solusinya dengan keakuratan hingga 95 persen," ujar Jason kepada.
Dia menjelaskan, ada empat jenis sidik jari.

Pertama whorl (w). Anak yang memiliki sidik jari jenis ini memiliki sifat ingin tahu, puas dengan alasan, ketika setuju dan percaya dia akan melakukan sedikit atau setahap pekerjaan saja, beroreintasi pada tujuan dan dianggap keras kepala dan cenderung untuk menciptakan sistem mereka sendiri.

Kedua sidik jari jenis ulnar loop (U). Mereka yang memiliki sidik jari jenis ini memiliki sifat sangat patuh dan peka pada orang lain, suka belajar dengan menyalin atau meniru, mudah dipengaruhi oleh lingkungan, cepat akrab dengan orang lain, ramah, kooperatif dan cenderung mengikuti sistem.

Ketiga, sidik jari jenis radial loop (R). Mereka yang memiliki sidik jari jenis ini cenderung memiliki pola pemikiran yang terbalik, model pemikiran yang tidak umum, menggunakan salah satu kepentingan sebagai pedoman ketika melakukan pekerjaan (bukan semata-mata logis atau alasan praktis), sangat setia kepada teman, cara mengekspresikan diri lebih unik dan sulit mengungkapkan cinta dalam hatinya.

Keempat, sidik jari jenis arch (A) di mana orang yang memiliki sidik jari jenis ini dikenal sebagai "genius print" di mana potensi yang mereka miliki tidak terbatas. Dalam hal belajar, jika ada hal yang dipelajari, hal tersebut dipelajari hingga dipahami. Namun, mereka juga lebih terpengaruh oleh emosi, lebih konservatif, tidak menyukai perubahan, dan protektif.

BCL untuk Anak

Guru Besar Psikologi Universitas Indonesia (UI) Lydia Freyani mengatakan, sidik jari ini bukan hanya dilakukan untuk melihat bakat dan kecerdasan anak saja, tetapi juga bisa digunakan untuk orang dewasa untuk melihat bakat dan karier yang cocok untuk mereka. "Sidik jari ini lebih baik daripada tes IQ karena kita dengan cepat dapat mengetahui bakat dan kecerdasan yang dimiliki anak kita. Tingkat kecerdasan anak dapat diketahui lebih cepat dari sidik jarinya," ujarnya.

Dia menambahkan setelah melakukan sidik jari, anak dapat mengikuti pelatihan penyeimbangan otak atau yang dikenal dengan Brain Child Learning (BCL), yakni mengaktivasi otak bagian tengah. Menurutnya, selama ini otak bagian tengah jarang diaktifkan. Otak bagian tengah anak usia 5-15 tahun, dapat diaktifkan. "Anak yang diaktifkan otak bagian tengahnya, daya ingat dan prestasi akademiknya akan lebih bagus. Kalau kita melihat anak yang ditutup matanya, tetapi dia bisa membaca, itu bukan magis atau sekadar permainan saja, tetapi otak tengahnya sudah diaktifkan dan hasil BCL ini jauh lebih cepat dibandingkan kita harus menunggu hasil laporan dari psikolog," lanjut dia.

Pemengang lisensi BCL untuk Indonesia Leonardus Eko menjelaskan, setelah melewati sidik jari, anak dapat mengikuti metode BCL selama dua hari. Selama dua hari tersebut kegiatan yang dilakukan meliputi IQ Test dan Memory Games, yakni sebuah pelatihan yang berguna untuk mendorong partisipasi dari siswa dalam menjawab teka-teki sederhana yang memerlukan fungsi kognitif dari otak kiri dan kanan. Kegiatan kedua meliputi Brain Coordination Exercise and Mental Exercise, yakni pelatihan untuk menghubungkan koordinasi dan sinkronisasi dari otak kiri dan otak kanan dengan menggunakan kinestetik (gerakan tubuh).

Kegiatan ketiga, Power of Visualisation, yakni menggunakan teknik imajinasi yang kreatif untuk menstimulasi otak anak.

Dan kegiatan keempat, Visual and Audio Sti­mu­lation, menggunakan Smart Wave System untuk mengaktifkan potensi otak.

Keistimewaan Brain Child Learning

Keahlian yang paling luar biasa dari semua program BCL adalah kemampuan untuk melakukan "Mental Reading". Setelah menyelesaikan 2 hari lokakarya, siswa akan memperoleh kemampuan yang fenomenal ini di mana mereka dapat 'membaca' atau 'melihat' dengan mata tertutup. Ini adalah salah satu tanda-tanda yang menunjukkan aktivasi dari otak yang bangun dari hibernasi. metode BCL didasarkan pada pendekatan ilmiah dan motivasi-metode pengajaran. Tidak ada unsur-unsur spiritualitas, energi penyembuhan atau supranatural dalam mengajar.

Sumber : sinar harapan



 
KOMENTAR ANDA :




ARTIKEL LAINNYA
memahami alam gaib melalui ilmu fisika

past life : menguak kehidupan lampau

penemuan roda kereta tempur, bukti adanya mukjizat nabi musa

beberapa kisah mati suri orang dewasa, anak-anak dan orang buta

tehnik hipotermia bisa menghidupkan kembali orang meninggal

beberapa tempat paling berhantu di hong kong

anak indigo cerdas secara iq dan spiritual

tahun 2015 gerbang menuju zaman kalasuba

rahasia berjalan di atas bara

gara-gara makam keramat, tpk koja masuk daftar tidak aman

 
 
loading...
 
VIDEO MISTERI PILIHAN
Penampakan Tuyul di Bogor
 


[ ADS ]
[ PRODUK ]

metode astral projection anti gagal

kumpulan audio hipnoterapi

program pembangkitan ilmu tenaga dalam

pagar gaib mobil

tasbih kayu kokka asli

metode alternatif menambah tinggi badan secara alami



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ NETWORK ]




[ STATISTIK ]

  Member Aktif :



Email : support@indospiritual.com SMS CENTRE : 0813-8698-9797 (Sabtu/Minggu/Hari Besar Libur)
CopyLeft @ 2016, IndoSpiritual.com