Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
Detektor Hantu ringtone zikir
 Rajah Perubah Watak Nomor Handphone Pendongkrak HOKI
Mustika Penakluk Sukma CD Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Detektor Hantu Teknologi Jepang Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Pembukaan Aura : untuk daya tarik, rejeki, buang sial VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Paket Belajar Hipnotis
Buka Aura Pendulum
stephen hawking : manusia harus pindah ke planet lain jika tidak ingin punah -  berbagai metode memaksimalkan terapi warna -  bukti ilmiah ditemukan, akupunktur efektif redakan nyeri -  unsur-unsur penunjang fengsui -  menangkal flu babi dengan makanan -  zhang ruifang si nenek bertanduk -  horoskop anda periode 23-29 agustus 2010 -  kekuatan magis tari saman aceh - 
Sabtu Kliwon, 4 September 2010 (25 Ramadhan 1431H)  

Penyembuhan Penyakit
[ ARTIKEL ]

 mobil pemburu hantu dilelang. mau?

 pelukan ibu mampu menghidupkan bayi yang telah meninggal

 zhang ruifang si nenek bertanduk

 nashruddin dan keledai

 metode penyembuhan holistik



[ KEILMUAN ]

agar mudik aman dan selamat

agar selamat dari berbagai kejahatan di jalan

merubah perilaku seseorang

ilmu anti pecah

mengisi batu cincin untuk pengasihan

agar mendapat lailatul qodar

menyembuhkan pengaruh pelet

pengasihan media makanan dan minuman




[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Blog
Konsultasi Spiritual
[ NETWORK ]



Follow Me on Twitter







Home > Artikel > Detail
Bookmark BAYI MONTOK 6,9 KG, PECAHKAN REKOR MURI at Your Social Bookmarking Website    add favorites to your browser   Kamus Mistik, Klenik, Metafisik
Pembangkitan Rahasia Kekuatan Tubuh Manusia

Bayi Montok 6,9 Kg, Pecahkan Rekor Muri

Kategori : Umum    kirim ke lintasberita.com  
 

Rekor bayi paling montok di Indonesia terpecahkan di RS Bersalin Kartini, Jakarta Selatan, Senin (3/12) pukul 16.40 lalu. Ini setelah pasangan Supriya, 55, dan Ernawati, 37, mendapatkan ’hadiah’ berupa anak dengan berat 6,9 kg dan panjang 62 cm. Hingga kemarin petang, pasangan warga Jalan Tomang Pulo No. 22 RT 03/06, Jati Pulo, Palmerah, Jakarta Barat itu masih tinggal di rumah sakit.

Data dari Museum Rekor Indonesia (Muri), bayi paling berat yang pernah lahir di Indonesia dipegang oleh Ardyan Angga Pramudya. Bayi pasangan Susetyo Toto Saroso dan Sri Kushardiyat yang lahir di Surabaya, 1999 silam, memiliki berat 6,87 kg, panjang 69 cm dan lingkar kepala 40 cm dan lingkar dada 45 cm.

Setelah lahir di Kartini, selanjutnya bayi tersebut dirawat dan dirujuk ke RS Fatmawati untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut. Sayang, para wartawan yang hendak meliput bayi dengan tubuh bongsor itu tidak diperkenankan memotret bayi tersebut. Bayi dengan tubuh dan kepala besar itu masih dirawat di Gedung Teratai Lantai III nomor 326.

Paman bayi bongsor, Kustandi, 50, mengatakan, , kondisi bayi sehat cuma sesak napas dan dokter belum memberikan keterangan apapun, dan bayi masih dalam perawatan dalam inkubator. "Tidak ada kelainan apa-apa, normal kok seperti (bayi) biasanya. Cuma tubuhnya memang gede banget," kata Kustandi kepada wartawan, kemarin.

Sementara itu, Kepala Humas dan Pemasaran RS Fatmawati Lily N. Amalia mengatakan, bayi montok tersebut sama sekali tidak ditemukan adanya kelainan. "Jika ada kelainan maka akan ditindaklanjuti, ada kemungkinan orang tua si bayi mengidap penyakit gula," tambah Lily.

Di dunia medis, bayi yang lahir dengan bobot besar dikenal dengan istilah Makrosomia. Wanita yang pernah melahirkan bayi besar seperti itu, menurut spesialis anak dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr Alan Tumbelaka SpA (k) mengalami diabetes mellitus (DM) selama kehamilan.

Sehingga menyebabkan pankreas mengalami gangguan. Padahal pankreas berfungsi mengatur kadar gula yang diserap oleh darah. Kadar gula pada wanita atau pria adalah 110 gr persen. Namun pada diabetisi (sebutan untuk penyandang diabetes) bisa meningkat 3-4 kali lipat. "Bayi yang lahir dengan berat badan lebih dari 4 kilogram pastilah ibunya menderita DM ataupun terserang diabetes saat hamil.," katanya.

Pada rumah sakit yang sama, dirawat pula bayi berkepala dua, dari pasangan Deki Sofian, 35, dan Royani, 32, warga Jalan Pahlawan VI, RT 02/05, Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Hingga Selasa (4/12) sore kemarin, bayi berkepala dua itu masih dalam ruang perawatan anak, Nicu diLantai II RS Fatmawati. Namun keadaan orang tua bayi mungil itu masih terlihat syok karena tidak ingin diliput media.

Anak pertama pasangan Deki dan Royani, Dian Fatomah, 3, sering main bersama anak sebayanya dan kehidupannya normal seperti biasanya. Menurut Ayu, salah seorang tetangga korban, saat Royani mengandung anak ke-2 yang berusia 3 bulan dalam kandungan, ibu rumah tangga itu periksa ke bidan. "Baru diketahui anaknya berkepala dua setelah berusia 7 bulan dalam kandungan," katanya.

Saat ini, bayi berkepala dua itu masih dirawat dalam tabung inkubator. Lagi-lagi, wartawan yang sedang melakukan tugas jurnalistiknya mendapatkan perlakuan tidak simpatik, dengan menyuruh semua wartawan agar tidak mengabadikan bayi tersebut.

Sumber : jawa pos

 
 
 
Dibaca : 2059 kali
 
KOMENTAR ANDA :
 


[ PARTNER ]


[ PRODUK ]

ringtone zikir barzaliqa

hiperpower : energi untuk kesehatan, kendali diri dan daya tarik

seni menaklukan wanita (ebook gratis)

program pembersihan energi negatif bulan puasa

mustika keberuntungan pekerjaan

rajah perubah watak



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ STATISTIK ]

  Member Aktif : 278

Page Rank Check





free counters

 Best Links

INDOSP, PO.BOX 5102 / JKT MAMPANG 12700, Indonesia
Email : support@indospiritual.com, SMS CENTRE : 0813-8698-9797
CopyLeft @ 2010, IndoSpiritual.com